Tes Massal Covid-19 di Sulut, Pemerintah Pusat Suplai 3.000 Alat


Upaya pemerintah mendeteksi penyebaran coronavirus disease 2019 (covid-19) di wilayah Sulawesi Utara (Sulut) akan berjalan lebih optimal. Dalam waktu dekat, tes massal akan diberlakukan untuk warga. Itu menyusul kebijakan pemerintah pusat mendistribusikan 3.000 unit Rapid Test atau alat tes cepat covid-19 khusus untuk Provinsi Sulut. Kepastian itu diungkap Gubernur Olly Dondokambey usai rapat terbatas via teleconference bersama Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Selasa (24/3).

 

“Dalam waktu dekat pemerintah pusat akan mengirimkan 3.000 unit rapid test untuk Sulawesi Utara,” ujar Olly usai rapat terbatas yang melibatkan 33 Gubernur se-Indonesia itu.

Olly menerangkan, Rapid Test Covid-19 adalah alat untuk mempermudah metode tes secara masal dengan cepat. "Setelah adanya alat ini, tes massal covid-19 akan dilakukan dalam waktu dekat di Sulut termasuk zona merah penyebaran covid-19 di Manado," terangnya.

Sebelumnya, pelaksanaan tes massal bagi warga Sulut juga disuarakan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut). Wakil rakyat menilai upaya itu penting untuk mempercepat penanganan jadi tujuan.

"Untuk Sulut pemeriksaan massal memang sangat penting dilakukan," tegas Anggota Komisi IV DPRD Sulut, Yusra Alhabsy, Rabu (25/3) kemarin.

Tentu menurut Yusra, upaya tersebut dapat dilakukan secara bertahap dan perlu menyesuaikan dengan kemampuan peralatan yang tersedia di daerah. "Entah itu di rumah sakit atau puskemas bahkan klinik pemerintah ataupun swasta," harap politisi Partai Kebangkitan Bangsa ini.

Tes massal virus corona tersebut baginya, harus dimulai dari Kota Manado, wilayah yang diyakini paling berisiko tinggi dalam penyebaran penyakit. Kemudian dilanjutkan dengan daerah Sulut lainnya yang tinggi potensi merebaknya virus corona.

"Deteksi harus mulai di Manado dan beberapa daerah yang berpotensi tinggi terjadinya penularan virus ini," ungkap wakil rakyat daerah pemilihan Bolaang Mongondow Raya ini.

Bagi Yusra, langkah pemeriksaan massal sangat dibutuhkan dalam kondisi Sulut sekarang. "Ini juga sebagai upaya untuk mempercepat proses penanganan, jika ada pasien yang diduga terinfeksi virus," kuncinya. (sonny/arfin)


Komentar