Maleo Beraksi, Polda Sulut Miliki Pasukan Pendobrak


Laporan: Tim MEDIA SULUT

RASA aman dan nyaman warga Nyiur Melambai kembali bersemi. Kekhawatiran terhadap aksi-aksi kriminalitas baik di tempat umum maupun jalanan, berangsur-angsur sirna. Tampilnya Tim Khusus (Timsus) Maleo besutan Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara (Sulut), jadi pemantik.

Keberadaan Timsus Maleo memang sudah ditunggu-tunggu. Kehadiran timsus yang dibentuk Kapolda Irjen Pol Drs Royke Lumowa MM ini, diharapkan mampu meredam segala bentuk kejahatan yang sering meneror masyarakat Sulut.

“Timsus Maleo akan menjadi kebanggaan kita semua. Masyarakat sangat mendambakan tim yang pergerakannya cepat dan lugas dalam menumpas pelaku-pelaku kejahatan. Kami sangat berharap itu ada pada Timsus Maleo. Tentu, masyarakat akan mendukung dan mendoakan setiap sepak terjang timsus ini,” kata Rolly Toreh SH, pengamat hukum Sulut, Kamis (26/3).

Diketahui, Timsus Maleo dilaunching Kapolda Irjen Pol Drs Royke Lumowa MM di Lapangan Apel Polda Sulut AKP Bryan Theophany Tatontos SIK, Kamis (26/3) kemarin. Peluncuran ditandai dengan penyematan logo Timsus Maleo oleh Kapolda kepada perwakilan anggota. Timsus beranggotakan sekira 50 personil pilihan yang berasal dari gabungan Satker Polda dan Satuan Kewilayahan. Tim pendobrak Polda Sulut itu dikoordiner Direktur Reskrimsus, Kombes Pol Yandri Irsan dan Komandan Tim Kompol Prevly. Dalam tim, empat di antaranya merupakan Polisi Wanita (Polwan).

“Saudara-saudara dibentuk selaku timsus dengan tujuan sebagai pasukan pendobrak, pasukan pertama dan terakhir membasmi segala bentuk gangguan kejahatan, khususnya di depan umum, di jalan raya,” ujar Kapolda Lumowa.

Selain itu, tim ini menurut Kapolda, dituntut untuk mampu menanggulangi gangguan kejahatan dalam bentuk apapun termasuk bencana. “Gangguan keamanan bukan hanya kejahatan tapi ada bencana. Segala bentuk bencana harus mampu diatasi. Saat ini ada bencana Corona, tim ini harus mampu bekerja sama dengan pemerintah, TNI dan masyarakat serta siapa saja,” tutur Lumowa.

Selain perlengkapan senjata dan kendaraan bermotor, ungkap Lumowa, Maleo dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD) terkait penanganan bencana virus Corona. “Itu jika diperlukan, maka tim ini akan selalu siap,” sebut Kapolda didampingi Wakapolda Brigjen Pol Tabana Bangun.

Dia berharap pelatihan anggota agar terus diasa untuk meningkatkan kemampuan diri masing-masing personil Tim Maleo. “Terus berlatih,” kunci Lumowa.

Usai launching Timsus Maleo, dilanjutkan peragaan tentang penanganan tindak pidana kelompok begal bersenjata.(**)


Komentar