Bawaslu Sulut Lakukan Penanganan Virus Corona


Manado, MS
Keseriusan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulawesi Utara dalam menekan penyebaran Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) dilakukan. Sejumlah upaya digulir. Terutama penyemprotan desinfektan.

Gerak ini pula sebagai respon terhadap instruksi presiden maupun Bawaslu Republik Indonesia (RI). Selain melakukan desinfektan, Bawaslu Sulut membuat penyesuaian kerja lewat online, pemeriksaan kesehatan gratis bagi seluruh jajaran di kantor, pembagian masker dan pelayanan kepada masyarakat dengan mengikuti prosedur tetap (protap). "Ini sebagai penyesuaian instruksi presiden dan juga tindaklanjut Ketua Bawaslu RI dan Sekjen (Sekretaris Jendral) Bawaslu RI. Kerja Bawaslu tetap terlaksana mengikuti penyesuaian kerja-kerja lewat online. Dari kantor hanya standby petugas piket dua atau 3 orang. Karena kalau ada yang datang kita tidak bisa untuk tidak melayani," ungkap Kepala Sekretariat Bawaslu Sulut, Aldrin Christian, Selasa (24/3), di ruang kerjanya.

Khusus untuk edaran KPU RI bersama Bawaslu RI pihaknya akan mengikuti sesuai petunjuk di pusat. Ada 3 tahapan penundaan nantinya akan menyesuaikan dengan himbauan Bawaslu RI. "Tiga tahapan yang ditunda itu ialah pelantikan panitia pemungutan suara (PPS), verifikasi bakal calon perseorangan rekrutmen PPDP (Petugas Pemutakhiran Data Pemilih) serta pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih," jelasnya.

Menurutnya, di tengah situasi yang menimbulkan masalah komplit ini, pihaknya sangat dilema. Di satu sisi harus menjalankan tugas pengawasan namun perlu juga mendukung penanganan dari dampak Covid-19. "Di tengah situasi yang paradoks ini maka kita kerja sama dengan Pemprov (Pemerintah Provinsi) Sulut dengan melakukan penyemprotan desinfektan, ada protap pelayanan tamu, penyesuaian waktu bekerja. Jumat lalu (pekan lalu, red) sebelumnya sudah ada pemeriksaan kesehatan dan pembagian masker," ujarnya.

Ia menjelaskan, tugas pengawasan mengikuti regulasi dari Bawaslu RI. Meskipun tahapan ditunda namun tugas pengawasan, pencegahan dan sosialisasi tetap jalan. Aldrin menegaskan, upaya yang dilakukan Bawaslu Sulut harapannya dapat dicontoh dan dilakukan oleh Bawaslu kabupaten kota se-Sulut .

“Pandemi ini sudah menjadi tanggung jawab bersama, saya harap teman-teman Bawaslu kabupaten kota dapat menginisiasi hal yang sama, agar pandemi ini tidak menyebar lebih jauh ke seluruh daerah bumi Nyiur Melambai," tegasnya. (arfin tompodung)


Komentar