Mitra ‘Jebol’, PDP 06 Asal Belang Positif Covid-19


Ratahan, MS

Teror Corona Virus Disease-2019 (Covid-19) berlanjut. Minahasa Tenggara (Mitra) dibuat kaget dengan mengoleksi satu pasien yang dinyatakan positif. Daerah yang dikenal ketat dengan pengawasan dan tindakan pencegahan virus mematikan itu, harus ‘jebol’. Ini dengan dikonfirmasinya salah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 06 asal Belang yang diklaim positif Covid-19 pihak berkompeten.

Hanya saja, tracking terhadap pria berumur 31 tahun itu masih harus dilakukan pihak Satgas Covid-19, baik itu aktifitas perjalanan maupun kontak erat dengan mereka yang terinfeksi. Dimana sebelumnya, dirinya mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum (RSU) Bethesda Tomohon sejak pekan lalu, setelah dilakukan laparatomi appendisitis akut atau operasi radang usus buntu.

Namun dipastikan, hasil pemeriksaan melalui Polymerase Chain Reaction (PCR) dengan pengambilan sampel lendir menggunakan metode swab, PDP 06 asal Mitra ini menunjukkan hasil positif.

“Berdasarkan hasil data terbaru, kita (Mitra, red) memiliki satu pasien positif Covid Nineteen yakni PDP 06 yang kini dirawat di RSU Bethesda. Hasil swabnya sudah ada dan dikonfirmasi positif,” ungkap Jubir Satgas Covid-19, Gloria Wuwungan, kemarin.

Menurutnya, pihaknya saat ini masih akan melakukan tracking kontak erat pasien dan rencananya akan dilakukan pemeriksaan rapid test dan swab tenggorok kepada para Kontak Erat Risiko Tinggi (KERT). “Yang diketahui melakukan KERT dengan pasien sudah akan kita ambil swab dan dilakukan rapid test. Ini menjadi langkah untuk memutus mata rantai Corona,” tuturnya.

Diluar itu, hasil swab dari PDP 07 asal Tombatu Timur) dan PDP 08 asal Silian dikatakan Wuwungan masih menunggu hasil. “Kalau PDP 07 dan 08, kita masih menunggu hasil PCR. Dan untuk ODP saat ini berjumlah 12 orang,” katanya.

Selain itu dia menjelaskan, melihat perkembangan yang ada ditambah dengan meningkatnya jumlah kasus konfirmasi positif di Provinsi Sulawesi Utara terlebih kasus terkonfirmasi positif di Kabupaten Mitra, pihaknya kembai menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang, namun tetap waspada sambil menerapkan upaya-upaya pencegahan seperti social dan physical distancing serta Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). “Untuk mencegah kontak dengan OTG (Orang Tanpa Gejala, red) yang mungkin berada dilingkungan sekitar serta untuk saling mendukung, mensupport pasien maupun keluarganya, agar tidak melakukan tindakan-tindakan diskriminatif yang mengucilkan agar upaya pencegahan dapat terlaksana dengan baik. Kiranya tidak ada masyarakat yang menganggap remeh pandemi Covid-19 ini, namun sambil tetap berdoa agar wilayah Kabupaten Mitra terlindung dari wabah Covid-19,” pungkasnya. (recky korompis)


Komentar