Pedagang Molompar Positif Covid-19

Menyebar, Warga Diminta Terapkan Anjuran Pemerintah


Ratahan, MS

Belum saja usai dengan 2 (dua) kasus positif Corona Virus Disease-2019 (Covid-19), kini 1 (satu) warga di Minahasa Tenggara (Mitra) diklaim positif Corona pihak berkompeten. Pria berumur 44 tahun asal Molompar Utara Dua ini harus dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Noongan.

Sebelumnya, dirinya berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 07 namun diketahui tidak memiliki riwayat perjalanan. Hanya saja, ketika hasil swab diterbitkan, pria yang kesehariannya bekerja sebagai pedagang di Pasar Molompar harus berubah status menjadi positif Covid-19.

Disatu sisi, adanya penambahan kasus tersebut pihak Dinas Kesehatan Mitra sudah akan melakukan tracing kepada kontak erat dengan pasien. “Kami baru saja menerima laporannya dari pihak Satgas Covid-19 Provinsi Sulawesi Utara,” ungkap Jubir Covid-19 Mitra Gloria Wuwungan tadi malam.

Dia mengatakan, pasien terkonfirmasi positif dan sementara dirawat di RSUD Noongan ini tidak memiliki riwayat perjalanan namun bekerja sebagai pedagang di Pasar Molompar. “Dirinya sekarang sedang dalam perawatan intensif di RSUD Noongan. Dan pasien tidak memiliki riwayat perjalanan dan diketahui dirinya beraktifitas di Pasar Molompar sebagai pedagang,” kata Gloria.

Menurut dia, hasil swab yang sudah diterbitkan dan telah dinyatakan Positif Covid-19, pihaknya segera mempersiapkan langkah tracing kepada mereka yang memiliki kontak erat dengan pasian. “Tentu kita sudah akan melakukan tracing terhadap kontak erat dengan  pasien,” singkat Gloria.

Disatu sisi, Bupati James Sumendap menyatakan, penerapan anjuran pemerintah agar tetap diutamakan mulai dari social dan physical distancing hingga penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), terlebih penyebaran penyakit ini sudah ditemukan dibeberapa wilayah yang ada di Mitra. “Penggunaan masker yang sudah akan dibagikan pada HUT Mitra, agar dapat dimaksimalkan. Dan rajin-rajinlah cuci tangan, jaga jarak dan patuhi semua anjuran dari pihak pemerintah agar kita dapat memutus mata rantai virus mematikan ini sebab sudah ada dibeberapa wilayah kita,” pinta bupati. (recky korompis)


Komentar