Jaksa Masuk Sekolah Pilar Nawacita


EKSPOSE Prestasi dan Kreatifitas Siswa Jaksa Masuk Sekolah (Ekspresi JMS), berlangsung spektakuler. Iven yang mengedepankan inovasi dan kreativitas siswa ini, diharapkan mendongkrak pemahaman hukum dan fungsi kejaksaan di masyarakat.

Untuk puncak Ekspresi JMS tahun 2018 ini, berlangsung di Auditorium Bukit Inspirasi (ABI) Tomohon, Selasa (2/10). Kegiatan yang diinisiasi Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah (Dikbuda) bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Tomohon, banjir apresiasi.

Diakui Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tomohon Edy Winarko, SH MH, Ekspresi JMS tahun 2017 telah membuat Kajari Tomohon meraih peringkat ke-2 Nasional dalam lomba Inovasi Pelayanan Publik Kejaksaan RI. Saat itu, Korps Adhyaksa di Kota Tangguh menyajikan inovasi kreativitas siswa dalam bentuk kegiatan perlombaan bertajuk Ekspose JMS.

“Setiap tahunnya, agenda sarat prestasi ini melahirkan Duta Adhyaksa. Duta-duta inilah yang nantinya akan menjadi penyambung lidah kepada masyarakat, khususnya pelajar terkait pemahaman hukum dan fungsi kejaksaan,” terang Winarko.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Utara (Sulut) Roskanedi SH mengatakan, program jaksa masuk sekolah menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung terwujudnya revolusi karakter bangsa, sebagaimana tercantum dalam agenda pembangunan nasional atau nawacita ke delapan. Yaitu, melaksanakan revolusi karakter bangsa bidang pendidikan nasional yang didukung dan dilaksanakan melalui langkah strategis. “Kami berharap, kegiatan ini dapat menghasilkan siswa taat hukum yang memiliki sifat kreatif dan inovatif sehingga dapat mengharumkan nama Indonesia khususnya Kota Tomohon,” harap Roskanedi.

Walikota Jimmy Feidie Eman SE Ak (JFE) memberikan apresiasi kepada siswa-siswa, karena mampu mengkaryakan segenap potensi diri melalui beragam kreatifitas yang ditunjukkan. “Ini sangat luar biasa. Pujian kami kepada semua pihak yang sudah menyukseskan kegiatan ini. Terima kasih kami kepada pihak Kejati Sulut yang terus berkomitmen memberikan motivasi kepada pemerintah kota dalam kaitannya dengan pemahaman hukum bagi masyarakat,” tutur JFE.

Senada dikatakan Kepala Dinas (Kadis) Dikbuda Kota Tomohon Dr Juliana Dolvin Karwur. Dia mengapresiasi siswa-siswa dan sekolah yang aktif mengikuti kegiatan ini. “Tujuan diselenggarakan Ekspresi JMS tahun 2018, untuk mengoptimalkan bakat dan potensi yang dimiliki siswa-siswa yang ada di Kota Tomohon guna pengembangan karakter diri serta dapat memperkuat karakter siswa sebagai penerus bangsa yang unggul, berkualitas, berkarakter kebangsaan dan taat pada aturan hukum yang berlaku,” kunci Karwur.

Dalam rangkaian puncak Ekspresi JMS, dilaksanakan penyerahan Beasiswa Tomohon Cerdas Tahun 2018 serta hadiah bagi pemenang lomba-lomba Ekspresi JMS. Selanjutnya, Grand Final Duta Adhyaksa tahun 2018. Sebagai pemenang Duta Adhyaksa Putra, Imanuel Mokorimban dari SMA Kristen 1 Tomohon. Untuk Duta Adhyaksa Putri, Virgine Rumbayan, utusan SMA Katolik Karitas Tomohon. Posisi Wakil 1 Duta Adhyaksa Putra, Thomas Pangau, utusan dari SMA Kristen 2 Tomohon. Wakil 1 Duta Adhyaksa Putri, Angelika Kuhon, dari SMA Kristen 2 Tomohon. Wakil 2 Duta Adhyaksa Putra Abel Montong utusan dari SMA Lokon ST Nikolaus Tomohon dan Wakil 2 Duta Adhyaksa Putri, Cintami Masella, utusan dari SMA Lokon ST Nikolaus Tomohon.

Agenda ini dihadiri Wakil Kajati Sulut Andi Muh Iqbal, SH MH, Asisten Intelejen Kejati Sulut, Devi Sudarso SH CN, Ketua DPRD Kota Tomohon Ir Miky JL Wenur, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Tondano, ST Iko Sutjatmiko SH, Kadis Dikbud Provinsi Sulut diwakili Kepala Cabang Dinas Tomohon-Minahasa, Merlinda Mamesah SPd, perwakilan Kapolres Tomohon dan Dandim 1302 Minahasa, kepala-kepala sekolah, guru dan siswa-siswi se-Kota Tomohon.(victor rempas)


Komentar


Sponsors

Sponsors