Ma’ruf: Jangan Bawa Isu Agama


Potensi perpecahan ancam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Salah satu pemicu adalah isu agama jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Upaya pencegahan pun diupayakan para negarawan.

Calon Wakil Presiden Nomor Urut 01, Ma’ruf Amin, kembali mengingatkan bangsa Indonesia. Dia mengatakan, dalam kampanye jangan sampai mempolitisasi agama untuk meraih kemenangan di Pilpres 2019. Dia meminta lebih mengedepankan ketokohan dan program membangun Indonesia maju.

"Ya kita jangan membawa isu agama lah. Kita kan masyarakat Indonesia itu plural. Justru kita membawa bagaimana keutuhan bangsa itu kita jaga," kata Kiai Ma’ruf, usai bersilaturahmi di Pondok Pesantren Krapyak, Yogyakarta, Minggu (14/10) kemarin.

Dia menuturkan, lebih konstruktif bila yang dibicarakan adalah topik semacam pemberdayaan ekonomi masyarakat ke depan. Selain itu, bagaimana saling beradu program demi memajukan ekonomi masyarakat.

"Tak usah saling menjelekkan. Tak usah memaki-maki, mendiskreditkan. Masing-masing jualan programnya saja, jualan tokohnya saja," jelas Kiai Ma’ruf.

Dia juga menuturkan, Presiden Jokowi sudah membuat patok-patok, yang akan memberikan nilai tambah. Di mana, jika dimaksimalkan manfaatnya, maka berpotensi besar menaiki perekonomian Indonesia.

"Dan saya yakin kalau kita bisa memanfaatkannya dengan baik, maka Indonesia akan melakukan lompatan-lompatan besar ke depan," pungkasnya.(mdk)


Komentar