OD-SK Komit Sejahterahkan Bolmut

Terima Gelar Adat di Utara Totabuan


KABUPATEN Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) menjadi salah satu ‘benteng’ Sulawesi Utara (Sulut). Berada di titik perbatasan, eksistensi di berbagai bidang untuk wilayah pecahan Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) ini, terus dipacu.

Asa kemajuan itu kembali ditebar Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur (wagub) Drs Steven Kandouw (OD-SK). Tekad memajukan daerah yang berbatasan langsung dengan Provinsi Gorontalo ini, kembali didengungkan.

Itu disampaikan Gubernur Olly disela-sela penganugerahan gelar adat Kidoni Kiombu di Lokasi Situs Komalig RS Pontoh Kaidipang Besar Kabupaten Bolmut, Selasa (16/10). Selain Gubernur, Wagub Kandouw juga menerima gelar Kiapango Doni Kiombu. Ritual penobatan gelar adat bagi pilihan rakyat Nyiur Melambai ini, ditandai dengan penyerahan tongkat dan keris kepada OD-SK oleh tokoh adat setempat.

Dalam sambutannya, Gubernur Olly mengatasnamakan Pemprov Sulut berterima kasih bagi masyarakat Bolmut, karena sudah memberikan kepercayaan berupa gelar adat yang sangat besar untuk OD-SK.

"Kidoni Kiombu Gubernur, Kiapango Doni Kiombu untuk Wakil Gubernur. Semenjak menjadi Gubernur, ini kedua kalinya menerima gelar adat dari masyarakat. Karena selain di Bolmut, ada juga dari masyarakat Sangihe," tutur Olly.

Lanjut dia, ada beberapa hal yang perlu disampaikan terkait penganugerahan gelar adat, selaku pimpinan bagi seluruh masyarakat di daerah ini. “Perlu dipahami, tugas utama saudara-saudara ialah memastikan berjalan proses penyelenggaraan urusan pemerintah, pembangunan dan sosial kemasyarakatan agar tetap bergerak, maju dan sinergitas dengan apa yang dilakukan oleh pemerintah pusat dan pemerintah provinsi. Dan tentunya, bekerjasama dengan Forkopimda dan seluruh stakeholder yang ada di Kabupaten Bolmut,” terang Olly.

"Saya hadir di sini dengan asisten dan beberapa kepala dinas. Dan saya kira apa yang disampaikan pak bupati bahwa Pemprov Sulut tidak akan melupakan Bolmut. Saat ini, hadir langsung sejumlah kadis. Artinya apa, artinya mereka melihat secara langsung apa yang kurang bagi Bolmut sehingga pada APBD 2019 nanti, minta saja pak bupati dan wakil bupati, pasti akan tuntas. Mintalah maka kau akan kuberi," seru orang nomor satu di jazirah utara Pulau Selebes ini.

Untuk diketahui, selain Gubernur dan Wagub yang dinobatkan secara adat sebagai pemimpin tertinggi di Sulut, pengukuhan juga dilakukan kepada Bupati Bolmut Depri Pontoh dan Wabup Amin Lasena. Mereka menerima penobatan adat Kidoni Pangulu Agu Apango Kidomi Pangulu.

Agenda adat masyarakat dan pemerintah Bolmut ini juga dihadiri perwakilan Gubernur Gorontalo, unsur Forkopimda Sulut, pejabat eselon II Pemprov Sulut, Forkopimda Gorontalo, mewakili Bupati/Walikota se Sulut, Ketua DPRD Bolmut, TNI/Polri, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, SKPD Lingkup Pemkab Bolmut  serta Ketua Aliansi Adat Bolmut.(**)

 


Komentar