Warga Sulut Cinta Damai


GUBERNUR Olly Dondokambey menegaskan, stabilitas keamanan di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) khususnya Kota Manado, aman dan kondusif. Penegasan itu disampaikan Gubernur Olly menyikapi kisruh imbas kedatangan Habib Muhammad Bahar bin Ali bin Smith dan Habib Muhammad Hanif bin Abdurrahman Al-Athos di Kota Manado untuk menghadiri Tabligh Akbar dan Haul Albar ke-7 Al Habib Ali bin Abdurahman bin Smith, Senin (15/10). 

Menurut dia, kisruh yang terjadi hanya karena miss komunikasi. Keamanan daerah tetap terjaga sampai saat ini. “Jadi semua sudah kondusif, FKUB (Forum Koordinasi Umat Beragama) dan Ormas sudah datang, saya kira ada mis-komunikasi sehingga ada hal yang seperti kita lihat kemarin bagaimana. Namun puji Tuhan semua berjalan dengan baik, sehingga tidak terjadi apa-apa,” terang orang nomor satu di bumi Nyiur Melambai, Rabu (17/10).

Oleh sebab itu, kata dia, untuk menghindari kesalahpahaman di kemudian hari, hendaknya setiap agenda yang akan dilaksanakan di Sulut dapat dikoordinasikan dengan Badan Kerja Sama Umat Beragama (BKSUA). “Artinya hal-hal seperti itu kita bicarakan di dalam pertemuan dengan BKSUA. Supaya tidak ada salah pengertian dalam kegiatan keagamaan di Sulut,” terang Olly.

Selanjutnya, menyikapi peristiwa yang terjadi, Gubernur menegaskan, masyarakat tidak menolak Ulama. Sebab, masyarakat Sulut cinta damai. “Mereka bukan menolak Habib datang di Sulut, saya kira tidak ada yang menolak seperti itu. Karena banyak ulama-ulama yang datang. Namun yang mereka inginkan jangan ada yang memprovokasi sehingga bisa terjadi perpecahan di Sulut,” tandas dia.

Masih Olly, menjaga keamanan di Sulut menjadi tugas bersama, tugas setiap lapisan masyarakat Sulut. Jadi, masyarakat jangan mudah terpancing dengan berita hoax yang sengaja disebarkan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab yang ingin merusak kerukunan masyarakat Sulut. “Teliti dengan baik semua informasi yang tersebar. Menjaga Keamanan bukan hanya tugas pemerintah dan aparat, tetapi semua.  Masyarakat juga harus turut menjaga keamanan. Media juga diminta memberitakan agar lebih menyejukkan, menyampaikan realitas di Sulut, warganya cinta damai,” kunci dia.(sonny dinar)


Komentar