Pemdes Tertutup, Kejari Bolmut Kejar Penyimpangan Dandes


Kaidipang, MS

Dugaan penyalahgunaan Dana Desa (Dandes), terus dikuak. Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), jadi ujung tombak. Satu per satu oknum pemerintan desa (pemdes) pengguna Dandes, berubah status menjadi tersangka.

 

Terbukti, Kejari Bolmut menetapkan Sangadi Padang, Kecamatan Bintauna dan Ketua Tim Pengelola Kegiatan (TPK), telah ditetapkan sebagai tersangka. Langkah itu tidak hanya sampai di situ saja, Kejari Bolmut mengarahkan radarnya pada dugaan penyelewengan Dandes di Desa Talaga, Kecamatan Bolangitang Barat.

 

“Saat ini kami terus mengembangkan laporan masyarakat terkait realisasi Dandes di Desa Talaga Kecamatan Bolangitang Barat. Untuk itu sampai saat ini sudah ada beberapa saksi yang kami mintai keterangannya,” tegas Kepala Kejari Bolmut Mohammad Riza Wisnu Wardana, melalui Kepala Seksi Intelejen Robertho Sohilait, saat ditemui di ruang kerjanya kemarin.

 

Menurutnya, sejak awal, Kejari Bolmut telah menyampaikan langsung kepada para pemdes untuk membuka diri terhadap upaya pengawasan yang dilakukan. Namun sampai saat ini banyak oknum pemerintah desa enggan melakukannya.

 

“Kami sangat membuka diri dengan seluruh pemerintah desa yang ada di Kabupaten Bolmut, namun pada kenyataannya masih ada pula yang tidak mengindahkannya, sehingga tidak bisa dihindari banyak hal yang menjadi laporan masyarakat ke Kejari Bolmut,” tambah Bertho.

 

Di tempat terpisah, Ketua Dewan Kabupaten (Dekab) Bolmut, Saiful Ambarak, meminta agar pada tahun-tahun yang akan datang, seluruh pemerintah desa terus melakukan langkah-langkah koordinasi dengan pihak Kejari Bolmut. Sebab menurutnya koordinasi tersebut sangat penting. “Semua persoalan dapat diselesaikan jika kita duduk bersama, sehingga dengan adanya sikap Kejari Bolmut yang membuka diri untuk melakukan pendampingan dan mengawal Dandes, merupakan sebuah langkah yang baik bagi seluruh pemerintah desa untuk melakukan langkah-langkah koordinasi tentang penggunaan Dandes tersebut,” tandas Ambarak. (Nanang Kasim)


Komentar