Pemprov Didesak Tuntaskan Kemacetan Manado di 2019


Hawa kemacetan masih membekap Kota Manado. Mata serius berbagai elemen di bumi nyiur melambai pun menyorot tajam. Wakil rakyat Sulawesi Utara (Sulut) ikut mengkritisi.

 

Fenomena kemacetan di Manado

terus menjadi perhatian Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulut. Penghuni gedung cengkih mendesak agar persoalan di ibukota provinsi ini diprioritaskan di tahun 2019.

 

Hal tersebut ditegaskan Ketua Komisi IV DPRD Sulut, James Karinda. Ia mengungkapkan, masalah kemacetan Manado adalah hal yang paling mendesak untuk diselesaikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut di 2019.

 

"Pemerintah provinsi dan kita harus memikirkan jalan alternatif Kota Manado sebagai ibukota provinsi Sulut," tegas politisi Demokrat itu,  Minggu (11/11), saat dihubungi.

 

Ia menyampaikan, Kota Manado harus segera direncanakan pembangunan jalan layang. Hal itu karena kemacetan terjadi di mana-mana.

 

"Setiap hari terjadi macet di Manado. Karena penduduk kabupaten kota lainnya beraktivitas di Manado," kata politisi yang maju menjadi calon Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia di pemilihan legislatif 2019.

 

Harusnya menurut Karinda, tahun 2019 mendatang paling tidak sudah harus mulai dengan jalan layang sehingga cepat diselesaikan. Ini untuk meminimalisir kemacetan yang ada di Kota Manado.

 

"Ini untuk mengurai kemacetan di dalam kota," pungkasnya.

 

"Pemerintah juga diharapkan harus lebih memperhatikan jalan-jalan provinsi dan milik daerah," kuncinya. (arfin tompodung)


Komentar