Tatempangan Bakal ‘Disulap’Mirip Disneyland Hongkong

PT Gudang Garam Group Siapkan Rp2 Triliun


Manado, MS

Serbuan ribuan turis mancanegara ke Sulawesi Utara (Sulut), makin berefek baik. Giat yang dimotori Gubernur Olly Dondokambey ini, ternyata ikut memikat para investor untuk datang menanam modalnya di Bumi Nyiur Melambai.

Salah satu datang dari PT Gudang Garam Group yang bakal menyulap Puncak Tatempangan, Desa Koha Kabupaten Minahasa jadi tempat destinasi wisata baru dan berkelas dunia seperti Disneyland Hongkong. Tak tanggung-tanggung, modal yang dibawa perusahaan rokok terbesar di Indonesia ini, sebesar Rp2 Triliun.

Gubernur Olly pun menyambut baik investasi ini sehingga diharapkan dapat menunjang sektor pariwisata terutama peningkatan perekonomian. "Pembangunan di atas lahan 125 hektar tersebut mempunyai nilai investasi sebesar Rp 2 Triliun," kata Olly didampingi pengusaha yang juga Legislator Sulut, Wenny Lumentut, belum lama ini.

"Di situ nantinya akan dibangun fasilitas lengkap seperti Hotel, Restaurant, Wahana bermain serta olahraga Paralayang dan lain-lain. Yang terpenting juga manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat. Bulan depan sudah mulai berjalan prosesnya," kata Gubernur Sulut itu.

Sementara itu, Wenny Lumentut menambahkan investor yang nantinya akan menanamkan sahamnya adalah  PT Gudang Garam Group. "Kita terus membangun komunikasi dan bekerja sama dengan Pemprov Sulut dalam hal-hal itu. Untuk target pembangunannya selama 2 tahun," ungkap Lumentut.

Di samping itu menurutnya, kelebihan dari lahan puncak tersebut dapat melihat langsung pemandangan dari 5 kabupaten/kota terdekat. Seperti, Tomohon, Minahasa, Minahasa Utara, Manado dan Minahasa Selatan.

"Ini akan kita genjot terus dikarenakan juga demi peningkatan perekonomian masyarakat Sulut khususnya warga setempat di Desa Koha. Dimana juga, keuntungan lainnya bisa membackup sektor pariwisata yang kini sedang gencar-gencarnya oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut," tandas Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulut itu. (sonny dinar)


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors