MENJAGA ASA BUDAYA Di FESTIVAL TOLRANGKA


Bolaang UKI, MS

Tidak begitu banyak orang yang tahu tentang Pelaksanaan Festival Tolrangka. Namun sebagian besar warga Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) sangat bersyukur dan menjadikan momen ini sebagai agenda rutin setiap tahun dalam mempromosikan wisata religi asli dari warga Bolsel. 

 

Kegiatan yang menyeret sejuta perhatian warga lokal ini, sangat tahu persis histori gelaran festival Tolrangka yang merupakan rangkaian peringatan Maulid nabi Muhammad SAW,  Selasa (20/11) kemarin.

 

Festival ini berlangsung di  Desa Nunuka Raya Kecamatan Tomini, dihadiri Bupati Iskandar Kamaru SPt, Ketua Tim Penggerak PKK Bolsel, Sekda Marzanzius Arvan Ohy SSTP, para asisten, perwira penghubung 1303, Kapolsek, anggota Dekab, pimpinan OPD,  para ASN, para camat, sangadi serta masyarakat setempat.

 

Diketahui, kegiatan ini merupakan agenda rutin setiap tahun, sebagai ajang promosi wisata religi serta sebagai pelestarian budaya lokal. Saat membuka festival, dalam sambutannya Bupati Iskandar menyampaikan, jika pelaksanaan Festival Tolrangka merupakan yang ke 6 kali digelar di Bolsel dan dilaksanakan dengan berpindah pindah tempat.

 

Menurut bupati, Festival Tolrangka merupakan salah satu wujud dari visi Kabupaten Bolsel.

 

“Kegiatan religi dan budaya ini harus kita budayakan, agar supaya anak-anak kita kedepan tau. Sebab, yang dikuatirkan generasi kedepan tidak ada lagi tradisi seperti ini,” kata Iskandar.

 

Diketahui, Festival Tolrangka ini digelar semenjak zaman kepememimpinan H Herson Mayulu SIP sebagai Bupati Bolsel selama Dua periode. Untuk pengambilan nama Tolrangka sendiri ulas bupati, diambil dari baha Bolango dan dalam bahasa Gorontalo-nya adalah Tolangga.

 

“Festival Tolrangka ini bukan untuk dinilai melainkan untuk menyemarakkan dan juga tujuannya untuk didoakan,” tutur bupati.

 

Sekedar tambahan, pelaksanaan kegiatan ini diawali dengan dzikir bersama sebelumnya, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan Festival Tolrangka, sekitar pukul 09.00 Wita. Selanjutnya dilanjutkan dengan pawai Tolrangka, dimana kendaraan dihias seindah mungkin dan mengelilingi ruas jalan yang sudah ditentukan. (timMS)

 


Komentar