Penetapan Tersangka HW dan SL, Sah!

Sidang Pra Peradilan Kasus Dugaan Penggelapan Ditolak


Manado, MS

Harapan HW alias Heppy dan SL alias Sonya untuk bebas dari jeratan hukum atas kasus dugaan penggelapan dana Gereja Baptis Getsemani Manado, pupus. Itu setelah Ketua Majelis Hakim, Donald Malubaya, dalam sidang Pra Peradilan (Praper) yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Manado, Senin (6/8) kemarin, menyatakan sah penetapan tersangka yang dilakukan penyidik Kepolisian Resor Kota (Polresta) Manado terhadap Happy dan Sonya dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan.

 

"Mengadili menolak permohonan praperadilan dari pemohon untuk seluruhnya,Menetapkan penetapan tersangka  adalah sah. Menyatakan sprindik adalah sah dan berdasarkan hukum" kata Malubaya yang juga adalah hakim tunggal dalam sidang ini.

 

Selain itu, Malubaya juga telah memberikan rekomendasi kepada penyidik Kepolisian Resor Kota (Polresta) Manado selaku termohon, untuk menyikapi niat baik pemohon yang terungkap dalam persidangan praper. Dimana, dalam rekomendasinya Hakim telah meminta pemohon untuk membantu uang ratusan juta yang tertahan di bank CIMB NIAGA, yang ditransfer pihak Compassion East Indonesia untuk program Pusat Pengembangan Anak (PPA), yang merupakan bentuk kerja sama dengan Gereja Baptis Getsemani.

 

Adapun dalam rekomendasi tersebut, Hakim Donald Malubaya turut memberi tenggang waktu selama tiga hari. Dan jika, pemohon telah melakukan itu, maka penyidik Polresta Manado diingatkan untuk menuangkannya dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

 

Terkait hal ini, Wakil Kepala Satuan (Wakasat) Reserse Kriminal (Reskrim) Polresta Manado, AKP Ikhwan Syukri ketika dijumpai awak media usai persidangan, menegaskan bahwa pihaknya siap mempertimbangkan rekomendasi yang diberikan hakim praper dalam penanganan perkara ke depan.

 

“Tadi sudah mendengar tentang putusan hakim tentang ditolaknya permohonan pemohon, maka kepolisian dalam hal ini akan mempertimbangkan rekomendasi dari pak hakim untuk melihat niat dari tersangka. Apabila dalam 3 hari tidak diindahkan maka kita akan lakukan upaya hukum. Jika diindahkan, maka kita akan lakukan gelar perkara kembali dihadapan penyidik-penyidik untuk menentukan sikap,” tandasnya. (kharisma kurama)


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors