Dua Anggota DPRD Boltim Di-PAW


Energi baru bertambah di tubuh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bolaang Mongondow Timur (Boltim). Terhitung hari ini, Kamis (10/1), akan melakukan paripurna pergantian antar waktu (PAW) dua anggota di gedung rakyat ini.

 

Masing-masing mereka ialah Janter J Malingkas dari Partai Gerindra menggantikan Edsyuko Tendean dan Donni Sahe politisi PDIP menggantikan Nasrudin Simbala. Ketua DPRD Boltim Marsaoleh Mamonto mengatakan, proses pelantikan ini sudah diawali dengan rapat Banmus dan menetapkan jadwal paripurna. Hasilnya, telah menetapkan jadwal pelantikan dua anggota DPRD. "Pelantikan tersebut sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Gubernur Sulut nomor 528 tertanggal 19 Desember 2018 tentang PAW. Kita mengacu pada SK Gubernur, kalau pun ada masalah, itu urusan di internal Gerindra dan DPRD Boltim tak ingin ikut campur," ujarnya.

 

Ia menerangkan, DPRD Boltim juga melakukan konsultasi ke Biro Hukum Pemprov Sulut terkait prosedur Surat Keputusan (SK) terkait PAW Janter Malingkas. Ini karena ada dualisme saat ini. Partai bersikeras mengajukan ke Nyoman Yudisthira. Sementara Janter telah memegang SK, makanya kemudian dikonsultasikan. "Sehingga ketika melaksanakan pelantikan tidak ada informasi atau opini negatif yang berkembang," urainya.

 

Ia menyebutkan, tahapan PAW terhadap anggota legislator dari Partai Gerindra dalam proses. Secara adminsitrasi, DPRD Boltim melakukan pengajuan pemberhentian kemudian meminta calon pengganti. Sesuai aturan suara adalah terbanyak ke dua dari legislator yang akan diganti. "Yang diajukan partai nama Nyoman Yudhisthira namun KPU mengacu pada PKPU yakni suara terbanyak ke dua. Karena berpolemik, pengajuan pergantian nama kita lakukan sebanyak tiga kali ke KPU sehingga KPU tiga kali pleno," terangnya.

 

Sekretaris DPD Boltim Priyamos SH MM menambahkan, pihaknya akan melakukan konsultasi terkait SK gubernur. "Kita konsultasi dulu. Jika sudah ada hasil konsultasi nanti kita tindaklanjuti," sambungnya. (tim ms)


Komentar