Sulut Kirim Timothy ‘Bertarung’ di Malaysia

Iven Global Goals Model United Nations


Laporan : Sonny DINAR

DUNIA pendidikan Sulawesi Utara (Sulut) berkibar. Prestasi anak daerah kembali tersaji. Salah satu putra kebanggaan Bumi Nyiur Melambai dipastikan  tampil dalam kejuaraan internasional di Kuala Lumpur, Malaysia.

 

Adalah Timothy Andrue Sambuaga. Siswa kelas XII IPA 1 ini, bersiap untuk mengikuti debat Bahasa Inggris pada iven Global Goals Model United Nations dari tanggal 11 sampai 14 Januari 2019. Keikutsertaan Timothy ini dinilai mengangkat pamor Sulut di level internasional.

 

Diakui Kepala SMAN 9 Manado Meidy Tungkagi, iven tersebut bertujuan untuk menyediakan platform bagi para diplomat muda di masa depan. Ini guna mendorong diri mereka sendiri dalam memahami masalah global dan kebijakannya. Selain itu, ada debat dan berbagi perspektif antara peserta serta latar belakang yang berbeda maupun berbagai etnis.

 

"Tujuan akhir dari Global Goals Model United Nations Conference adalah untuk memberdayakan kesadaran remaja tentang hubungan dan masalah intenasional saat ini, memberikan pemahaman dan motivasi bagi peserta untuk membentuk solusi yang mungkin dapat menyelesaikan isu-isu khusus yang terkait dengan 17 tujuan global dan memberikan suasana di mana peserta dapat langsung mewakili negara yang ditugaskan sebagai delegasi resmi dan dapat merasakan suasana konferensi PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa)," terang Tungkagi, Kamis (10/1) kemarin.

 

Lanjutnya, sebagai bagian dari dunia, pemuda juga memiliki tanggung jawab dan hak untuk berkontribusi dalam realisasi tujuan global bahkan kunci untuk mengubah dunia. Dalam kapasitas sebagai platform pengembangan pemuda, Internasional Global Network telah secara konsisten berupaya mengatur berbagai program yang relevan dengan kebutuhan kaum muda masa kini. Demi masa depan dunia yang lebih baik. Organisasi ini dinilai sangat ingin untuk menciptakan platform yang akan mengakomodasi ide-ide dari pemuda di seluruh dunia. "Melalui program ini, para pemimpin muda akan mendapatkan lebih banyak perspektif dari seluruh dunia sehingga mereka akan meningkatkan pemahaman tentang isu-isu terkait," paparnya.

 

"Tujuan pelaksanaan iven ini untuk menyediakan platform strategis bagi kaum muda untuk mendapatkan perspektif para ahli tentang tujuan global (Global Goals). Untuk meningkatkan konsep dan memahami tindakan nyata yang perlu kita lakukan. Untuk meningkatkan kepemimpinan, pemikiran yang analitik atau kritis, diplomasi, penyelesaian masalah dan keterampilan para delegasi berbicara di depan umum," sambung dia.

 

Dengan mengikuti iven itu, Tungkagi berharap, siswanya mendapatkan pengetahuan yang diperoleh melalui pengalaman langsung. Selain itu, membangun jaringan internasional, pertukaran informasi dan meningkatkan keterampilan komunikasi serta keterampilan diplomatik. "Juga mendapatkan pengalaman positif dan orang yang menginspirasi sebagai pelajaran dan membagikannya kepada orang-orang di sekitar," kuncinya.(*)


Komentar