Dorong Swasembada Pangan, Pemkab Genjot Produksi Padi


Sonder, MS

Sektor pertanian, khususnya peningkatan produksi padi, jadi salah satu perhatian serius Pemerintah Kabupaten Minahasa. Hal itu dinilai merupakan langkah strategis dalam upaya pemerintah mendorong terwujudnya swasembada pangan. Apalagi Minahasa memiliki potensi sumberdaya lahan pertanian yang cukup strategis, yaitu mencapai  75.000 hektar dengan luas lahan sawah 5.500 hektar.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey SSi saat melakukan tanam padi di Desa Tincep, Kecamatan Sonder, Jumat (8/2).  “Di tahun  2019 ini Pemkab Minahasa telah mengalokasikan anggaran untuk menunjang potensi pertanian, serta bantuan lainnya yang sejalan dengan visi kami yakni terwujudnya Minahasa yang maju dalam ekonomi dan budaya, berdaulat adil dan sejahtera,” ujarnya.

“Karena memang harus diakui bahwa pembangunan pertanian tanaman pangan mempunyai peran penting dalam rangka mewujudkan stabilitas nasional, sehingga harus dilanjutkan secara berkesinambungan,” tambah Wabup RD.

Diakui bahwa dalam pelaksanaan di lapangan selalu saja diperhadapkan pada permasalahan klasik. Untuk itu diperlukan kesamaan presepsi, keterpaduan teknologi dan sinkronasi teknis program atau kegiatan dalam rangka pembangunan pertanian kearah yang lebih baik.

“Stabilitas nasional erat kaitannya dengan kecukupan dan ketersediaan pangan bagi seluruh masyarakat. Untuk itu pemerintah berupaya semaksimal mungkin menjamin ketersediaan pangan dengan jalan meningkatkan produksi hasil pertanian terutama padi,” ujarnya.

Pangan, lanjut Wabup, merupakan kebutuhan dasar manusia yang paling hakiki. Oleh karena itu kebutuhan pangan di suatu daerah mutlak harus dipenuhi.

“Karena itu dalam rencana kerja pemerintah ketahanan pangan termasuk salah satu prioritas, mengingat jumlah penduduk semakin meningkat yang dibarengi dengan kebutuhan pangan yang semakin meningkat pula, sementara ketersediaan lahan terutama lahan sawah semakin sempit karena adanya alih fungsi lahan,” bebernya.

Wabup berharap, baik kecamatan Sonder maupun seluruh kecamatan di Kabupaten Minahasa yang memiliki potensi padi sawah dapat dibantu dibuatkan demplot  untuk petani. “Sehingga ke depan kita berharap produksi hasil pertanian di Minahasa akan semakin meningkat,” pungkasnya.

Adapun penanaman padi sawah yang menggunakan pupuk Phoska Plus Petrogonik ini melibatkan 10 Kelompok Tani Gapoktan Songkel dan difasilitasi PT Petrokimia Gresik.

Tampak hadir Direksi PT. Petrokimia Gresik Trudo Nainggolan, Junianto Simaremare dan Asep Sagpul Muslim, Kadis Pertanian Ir. Suhban Torar, Camat Sonder Drs. Rouldy Mewoh, Hukumtua Tincep Ronny Dapu, Gabungan Kelompok Tani Songkel Sonder, para petani Se-Kecamatan Sonder dan tokoh-tokoh masyarakat. (jackson kewas)


Komentar