DPRD Kawal Dana Kelurahan


SEKIRA 44 kelurahan di Kota Tomohon bakal mandi duit. Dana kelurahan segera dikucurkan. Di Kota Sejuk, satu kelurahan dibanderol sekira Rp352 juta lebih.

Secara keseluruhan, ada sekira Rp15,5 Miliar akan mengalir ke kas daerah Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon lewat Dana Alokasi Umum (DAU) tambahan. Diharapkan, selain pembangunan sarana dan infrastruktur di kelurahan, bantuan pemerintah pusat ini dapat digunakan secara transparan, akuntabel serta merujuk pada ketentuan yang berlaku.

Demikian Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tomohon, Ir Miky Junita Linda Wenur MAP (MJLW), belum lama ini. "Kepada para lurah se-Kota Tomohon, gunakanlah dana kelurahan ini dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai salah menggunakannya. Paling penting, ikuti juknis (petunjuk teknis) sesuai aturan yang berlaku," tandas Srikandi Partai Golkar Sulawesi Utara (Sulut) kepada wartawan.

Selanjutnya, Bunda PAUD Kota Tomohon ini berharap, dana kelurahan, diperuntukkan untuk peningkatan pelatihan kerja hingga kualitas sumber daya manusia di kelurahan. Karena, dana ini berujung pada kesejahteraan masyarakat.

"Contohnya kegiatan pengembangan kualitas sumber daya manusia lewat penyuluhan dan pelatihan. Dengan begitu, akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat di Kota Tomohon," terang Wenur.

“Masyarakat juga harus proaktif melakukan pengawasan terhadap penggunaan dana kelurahan ini. Mohon, dana tersebut dipergunakan sebaik-baiknya sehingga tidak berujung pada proses hukum,” pesan politisi merakyat ini.

Untuk diketahui penyaluran dana kelurahan dilakukan dalam dua tahap. Pertama sekira bulan Januari dan paling lambat bulan Mei. Tahap kedua, paling cepat bulan Mei dan paling lambat bulan Agustus di Tahun Anggaran (TA) 2019. (victor rempas)


Komentar