Waspada Lelehan Lava Susulan Karangetang


Erupsi Karangetang belum surut. Letupannya pada Sabtu (2/2) silam, hingga kini tak menampakan adanya penurunan. Bahkan lelehan magma, masih berpotensi terjadi. Penghuni di seputar wilayah gunung berapi ini pun diminta siaga. 

Hingga beberapa hari ke depannya, muntahan lava diproyeksikan bakal terulang kembali. Malahan dinilai bisa terjadi lebih lama lagi. Hal tersebut diungkapkan Kepala Sub Bidang Mitigasi Gunung Api Wilayah Timur, Devi Kamil dari Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana dan Geologi (PVMBG). Dirinya menjelaskan, dari pengamatan, Senin (11/2) ada lava segar dipermukaan. Itu dengan temperatur lebih dari 1.000 derajat celsius.

"Ini berpeluang terjadi lelehan. Di Kali Malebuhe, Kali Saboang, Batukore dan Batuare. Kita merekomendasikan masyarakat menghindari zona bahaya,” urainya.

Zona bahaya tersebut di antaranya, radius 2,5 kilometer (km) dari puncak Kawah Dua (Kawah Utara) dan Kawah Utama (selatan). Serta area perluasan sektoral dari Kawah Dua ke arah barat - barat laut sejauh 3 Km dan ke arah barat laut - utara sejauh 4 Km.

"Kami juga merekomendasikan agar warga yang bermukim di area Barat Laut-Utara dari Kawah Dua, di antaranya Kampung Niambangeng, Beba dan Batubulan agar tetap dievakuasi ke tempat yang aman dari ancaman guguran lava atau awan panas guguran. Selain itu, masyarakat juga dianjurkan menggunakan masker guna mengantisipasi potensi bahaya gangguan saluran pernapasan jika terjadi hujan abu," tambahnya.

Dia mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai yang berhulu dari puncak Karangetang waspada. “Diharapkan meningkatkan kesiapsiagaan dari potensi ancaman lahar hujan dan banjir bandang yang dapat mengalir hingga ke pantai," terangnya.(haman)


Komentar