TANGAN DINGIN OD-SK


Manado, MS

Pamor Nyiur Melambai menjulang. Kemajuan pesat di segala bidang jadi pemantik. Goresan keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras seluruh rakyat Sulawesi Utara (Sulut). Selain itu, daya gedor petinggi daerah dalam meluncurkan inovasi bertajuk program pro rakyat.

Di usia tiga tahun kepemimpinan Olly Dondokambey SE dan Drs Steven Kandouw (OD-SK), haluan pembangunan jazirah utara kian benderang. ‘Ujian’ mengimplementasikan visi dan misi bagi seluruh rakyat jazirah utara Pulau Selebes, mulai terlaksana.

Derap kesuksesan OD-SK ini dibuktikan dengan bergeliatnya sejumlah sektor strategis yang menjadi ‘kekayaan’ Sulut. Paling penting, pertumbuhan ekonomi yang terus menunjukkan trend positif. Sejalan dengan perkembangan global dan nasional, hingga triwulan III tahun 2018, ekonomi Sulut mencapai 6,01 persen atau lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,27 persen. Begitu juga dengan penjabaran program Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (ODSK). Angka kemiskinan terus tertekan hingga 7,59 persen di tahun 2018. Itu membuat birokrasi berlabel hebat ini mendapat penghargaan sebagai provinsi dengan tingkat kemiskinan terendah se-Pulau Sulawesi.

Kemudian jumlah pengangguran yang ditekan hingga menembus 6,86 persen di tahun 2018.  Dalam bidang pekerjaan umum, realisasi fisik pembangunan Bendungan Lolak sampai dengan tahun 2018 sebesar 60 persen. Megaproyek ini ditargetkan selesai tahun 2019. Sementara, realisasi fisik pembangunan Bendungan Kuwil hingga tahun 2018 sebesar 36,5 persen.

Sektor pariwisata. Di tahun 2018, Sulut melampaui target jumlah kunjungan wisatawan baik nusantara maupun mancanegara. Adapun target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), untuk jumlah kunjungan wisatawan nusantara (Wisnus) adalah 1,5 juta. Hasil yang dicapai adalah 1,9 juta lebih. Untuk wisatawan mancanegara (Wisman) ditargetkan sekira 100 ribu orang. Pencapaiannya, sekira 127 ribu orang lebih.

Beberapa hasil membanggakan ini tidak membuat OD-SK jumawa. Sebab, untuk melangkah menuju usia keempat tahun kepemimpinan, gebrakan akan terus digelontorkan guna memacu bidang-bidang lainnya.

Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Dr Christiany Eugenia Paruntu SE mengakui kemajuan Sulut pasca ‘disetir’ OD-SK. Bagi dia, tiga tahun menakhodai Pemprov Sulut, banyak kesuksesan yang ditorehkan. Salah satunya, bidang kepariwisataan.

“Selain pembangunan, salah satu gebrakan Pak Gubernur Olly terlihat di bidang pariwisata. Dimana, jumlah wisatawan mancanegara yang masuk di Sulut terus meningkat,” ucap Tetty, sapaan akrab bupati, yang juga Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulut ini.

Bagi dia, sektor pariwisata saat ini telah mengambil peranan yang sangat penting dalam menunjang pembangunan. “Sulut memiliki kekayaan alam laut, taman laut, danau yang indah selain juga kekayaan budaya serta sejarah yang berpotensi sebagai objek wisata. Sudah ada peningkatkan pendapatan masyarakat yang telah diperoleh dari kegiatan pariwisata,” terang Bupati.

Meski begitu, Tetty berpesan untuk memperkuat upaya menuntaskan kesenjangan sosial. Sebab, kesenjangan sosial yang berkepanjangan akan menghasilkan dampak buruk bagi Sulut. “Masalah ini yang juga bisa mengganggu masalah keamanan. Ini harus diwaspadai pemerintahan OD-SK sampai kepemimpinannya berakhir,” lugas Tetty.

Hal senada disampaikan Walikota Tomohon Jimmy Feidie Eman SE Ak (JFE). Berkembangnya sektor pariwisata di Kota Tomohon, menurut dia, berkat support Pemprov Sulut. “Program Pak Gubernur dan Wagub mendatangkan wisatawan  asing khususnya dari Cina, telah berdampak bagi Kota Tomohon. Untuk itu, kami pun tidak tinggal diam. Pemkot konsisten berupaya menggelar iven-iven pariwisata kelas dunia seperti TIFF (Tomohon International Flower Festival) yang sudah menjadi calendar of iven Kementerian Pariwisata,” jelas JFE.

Begitu juga untuk program Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (ODSK). Orang nomor satu di Kota Tangguh ini mengakui, birokrasinya konsisten menggelontorkan program-program yang berkaitan dengan pengentasan kemiskinan. Itu terbukti karena masuk dalam tema dan program prioritas daerah terkait penanggulangan kemiskinan, pengangguran, permasalahan sosial dan penyelenggaraan keamanan dan ketertiban umum.

Sementara itu, Bupati Minahasa Ir Royke Oktavian Roring MSi mengakui, OD-SK memiliki andil besar di balik kemajuan pesat Kabupaten Minahasa. "Dukungan dan dorongan dari Pak Gubernur dan Pak Wagub di berbagai sektor-sektor vital selama ini telah menjadi penggerak ekonomi daerah. Ini jelas merupakan kontribusi yang sangat besar bagi kemajuan Minahasa," sebut ROR didampingi Wabup Robby Dondokambey SSi.

Indikator itu, lanjut ROR, terlihat dari gencarnya pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik yang jadi kewenangan Pemprov Sulut. Kabupaten Minahasa pun sering ditempatkan sebagai salah satu daerah yang diprioritaskan. “Kami di Minahasa sangat bersyukur atas perhatian dan kepedulian Pak Gubernur dan Pak Wagub yang terus berperan memberi andil bagi daerah. Untuk itu, atas nama pemerintah dan masyarakat mengucapkan terima kasih yang besar-besarnya,” tutur ROR.

Di sisi lain, komitmen OD-SK untuk wilayah kepulauan sudah teruji. Janji OD-SK memajukan daerah kepulauan dinilai terbukti. Selang tiga tahun kepemimpinan kemajuan segala sektor nampak bergerak cepat di wilayah Nusa Utara.

Contohnya, membangun Pulau Miangas. Kini, pulau terluar di Indonesia itu bukan lagi daerah yang terisolir. Akses transportasi yang dibangun lewat jalur penerbangan menjadi jembatan kemajuan daerah ini. "Sudah lama sekali, baru sekarang ini Pulau Miangas mendapat perhatian khusus dari pemerintah," pungkas Anggota DPRD Sulut Dapil Nusa Utara, Dicky Makagansa, Selasa (12/2) kemarin. Bagi dia, infrastruktur yang dibangun di sana telah membantu menumbuhkan ekonomi wilayah perbatasan.

Begitu pula dari sektor pariwisata. Baginya, turis yang didatangkan OD-SK di Sulut sangat mempengaruhi masyarakat kepulauan. Objek-objek wisata yang sangat eksotis di kepulauan mulai dibidik para turis utamanya dari mancanegara. "Belum lagi bantuan-bantuan lainnya di sektor infrasktur, pertanian, peternakan, perikanan dan sebagainya. Ini bukti dari komitmen OD-SK bagi wilayah perbatasan," pungkasnya.

Ia pun membeber, lewat Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sulut 2019, sudah diketuk untuk beasiswa bagi masyarakat sekitar ratusan juta. Kemudian pembangunan jalan-jalan provinsi yang ada di sana sudah terakomodir dalam APBD. "Bantuan-bantuan untuk memacu perikanan di sana juga sudah dianggarkan. Karena memang di sana daerah kepulauan jadi sektor perikanan dan kelautan harus semakin didorong dan masih banyak lagi," kunci politisi PDIP ini.

"Semuanya ini menjadi komitmen ke depan OD-SK. Karena memang pembangunan nawacita adalah membangun dari pingggiran, jadi program-program ini sudah prioritas untuk direalisasikan."

SISA JABATAN, FOKUS BENAHI INFRASTRUKTUR PARIWISATA

Capaian membanggakan di sektor pariwisata, tidak membuat OD-SK berhenti. Duet politisi Banteng Moncong Putih ini, telah mengumbar proyeksi pembangunan di sisa periode kepemimpinan mereka.

Usai menghadiri acara syukuran 3 tahun kepemimpinan OD-SK, Selasa (12/2) kemarin, Gubernur Olly mengaku membidik pembangunan sektor infrastruktur pariwisata. "Tahun keempat dan kelima kita akan menyelesaikan insfrastruktur pariwisata.  Sehingga target kita yakni 1 juta turis asing dalam setiap tahun di tahun kelima bisa terwujud," urainya.

“Semoga sampai 3 tahun bisa terlaksana supaya sesuai dengan janji-janji politik kita,” sambung Olly.

Soal kendala, dia mengaku, pasti ada. "Saya kira hambatan-hambatan ini kita harus benahi, bisa kita selesaikan sehingga sampai kita harapkan tiga tahun ini bisa tercapai. Mudah-mudahan ke depan ini kita bisa lagi mempertajam, lebih tahu persis apa yang harus kita tangani apabila ada kendala-kendala," tegasnya.

Gubernur tak menampik jika hingga tahun 3 kepemimpinannya, masih ada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang tidak bersinergi. "Dalam visi misi kita, didalamnya potensi seluruh SKPD masih ada yang belum bisa. Makanya, terjadi roling-roling dalam rangka menyatukan," kunci Bendahara Umum DPP PDIP.

OD-SK BERSYUKUR

Soliditas kepemimpinan OD-SK telah berusia tiga tahun. Bersyukur atas anugerah Tuhan ini, Pemprov Sulut menggelar perayaan tiga tahun kepemimpinan OD-SK. Kegiatan yang berlangsung sederhana ini digelar di Halaman Kantor Gubernur, Selasa (14/2).

Dalam sambutannya, Gubernur Olly mengatakan, tiga tahun kepemimpinan OD-SK di Provinsi Sulut merupakan kasih dan berkat Tuhan yang perlu dijawab dengan kerja dan karya yang semakin paripurna. "Tanpa terasa tiga tahun telah berlalu sejak saya dan Bapak Steven Kandouw, dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut periode 2016-2021. Tiga tahun lalu kami pertama kali memasuki kantor Gubernur ini menggunakan roda sapi, sebagai simbolisasi bahwa lima tahun kepemimpinan yang akan kami jalani, akan senantiasa kami warnai dengan kerja bagi masyarakat," beber Olly.

Dia menerangkan, semua pencapaian yang diperoleh hingga kini karena dukungan segenap komponen masyarakat Sulut terhadap visi dan misi Pemprov Sulut yang ditetapkannya bersama Wagub Kandouw diawal kepemimpinan OD-SK pada tahun 2016. "Yang menjadi visi kami adalah terwujudnya Sulut berdikari dalam ekonomi, berdaulat dalam pemerintahan dan politik, serta berkepribadian dalam berbudaya," terang dia.

Lanjut Olly, untuk mewujudkan visi Bumi Nyiur Melambai, ditopang melalui 7 Misi. Antara lain, mewujudkan kemandirian ekonomi dengan memperkuat sektor pertanian dan sumber daya kemaritiman serta mendorong sektor industri dan jasa. Selanjutnya, memantapkan sumber daya manusia dan berdaya saing. Kemudian, mewujudkan Sulut sebagai destinasi investasi pariwisata yang berwawasan lingkungan.

“Berikutnya, mewujudkan pemerataan kesejahteraan masyarakat yang tinggi, maju dan mandiri. Memantapkan pembangunan infrastruktur berlandaskan prinsip pembangunan berkelanjutan. Mewujudkan Sulut sebagai pintu gerbang Indonesia di kawasan timur dan yang terakhir mewujudkan Sulut yang berkepribadian melalui tata kelola pemerintahan yang baik,” urainya.

Visi dan Misi tersebut,  mampu mendorong pembangunan Sulut di berbagai sektor. Untuk itu, setiap keberhasilan yang telah dicapai selama tiga tahun kepemimpinan OD-SK, harus semakin memotivasi untuk terus berbuat dan berkarya bagi kemajuan daerah tercinta. “Setiap tantangan dan hambatan harus senantiasa menjadi pembelajaran untuk perbaikan dan penyempurnaan di tahun-tahun mendatang,” tandasnya.

Perayaan 3 tahun kepemimpinan OD-SK sukses. Ribuan ASN dan THL Pemprov Sulut bersama tamu undangan dari jajaran Forkopimda, kepala daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama hingga masyarakat, antusias mengikuti seluruh rangkaian acara yang diawali dengan ibadah syukur yang dipimpin Ketua BPMS GMIM, Pdt Dr Hein Arina MTh.

Pada kesempatan itu, Gubernur dan Wagub menyerahkan penghargaan kepada sejumlah instansi dan perusahaan, di antaranya Silk Air atas kerja sama melayani selama 25 tahun penerbangan Manado-Singapura, BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan dan instansi lainnya. Selain itu, diserahkan bantuan matras kepada korban bencana, alat pertanian berupa traktor dan hand traktor bagi kelompok tani serta dana hibah kepada sejumlah lembaga dan organisasi keagamaan diantaranya Keuskupan Manado, Sinode GMIST, Sinode Germita, Badan Musyawarah Antar Gereja dan Lembaga Keagamaan Kristen (BAMAG-LKK), Masjid Raya Ahmad Yani, Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran, Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah dan FKUB.

Gubernur, Wagub dan Sekdaprov Edwin Silangen juga melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama Pembangunan Rumah Sakit Mata Umum dengan PT SMI.

Sebelum diakhiri dengan atraksi hiburan, ramah tamah dan doorprize, dilakukan penyerahan buku ‘OD-SK 3 Tahun Kepemimpinan’ kepada jajaran Forkopimda dan tokoh masyarakat serta pemotongan kue ulang tahun oleh Gubernur, Ketua TP-PKK Sulut Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan, Wagub dan Wakil Ketua TP-PKK Sulut Kartika Devi Kandouw-Tanos.(tim ms)


Komentar