1 Miliar Dana Pengadaan TPS-R3

Tondano, MS

Dinas Pasar dan Kebersihan (DPK) Minahasa menyediakan dana Rp1 miliar untuk pembuatan dua unit tempat pengolahan sampah reduce reuse recycle (TPS-R3) berbasis masyarakat tahun ini.

Kabid Pengelolaan Persampahan Marthen Weku, menjelaskan, dana tersebut adalah bantuan dari pemerintah pusat untuk membangun dua unit TPS-R3. Masing-masing Rp500 juta.

“Total anggaran 1 miliar. Jadi tiap unit mendapat 500 juta. Tapi saat ini kami masih mencari lokasinya,” ujar Weku.

Dana yang tersedia sudah termasuk dengan pengadaan lahan. Sebab itu, jika ada masyarakat yang bersedia menjual tanahnya untuk dibangun TPS-R3, silahkan diberitahukan ke pihaknya. Asalkan kepemilikannya jelas dan tanahnya tidak sedang dalam sengketa.

“Minimal luas lahan 15x20 meter atau paling kecil 10x10 meter persegi untuk isi bangunan. Kalau memenuhi syarat, kita akan bangun di situ,” jelasnya. Dia menjamin, TPS-R3 tidak akan menimbulkan bau. Karena TPS-R3 hanya dikhususkan untuk mengolah sampah plastik. Sementara sampah basah yang tidak terpakai akan dibuang ke TPA.

“Nantinya masing-masing TPS-R3 akan ada mesin pencacah sampah dan dilengkapi kendaraan pengangkut sampah. Yang mengelolanya adalah kelompok swadaya masyarakat setempat.

Mulai dari pembangunan hingga pengelolaan TPS-R3 tersebut akan didampingi fasilitator selama satu tahun ke depan,” jelas Weku.
Camat Tondano Barat, Maya Kainde mengatakan, pihaknya siap menyediakan lahan untuk pembangunan TPS-R3 tersebut. Karena menurutnya, TPS-R3 akan memudahkan masyarakat dalam pengolahan sampah.

Apalagi Kecamatan Tondano Barat memiliki pasar yang kesehariannya menghasilkan sampah yang banyak. “Kami akan berupaya agar ada masyarakat yang bersedia menjual atau menghibahkan tanahnya untuk pembangunan TPS-R3,” ujar Kainde. (jackson kewas)


Komentar