187 Warga Hijrah ke Mitra

Ratahan, MS

Pasca adanya bom bunuh diri diwilayah Surabaya ahir-akhir ini memang memberikan dampak bagi kehidupan sosial masyarakat, termasuk Minahasa Tenggara (Mitra). Peringatan-peringatan terhadap antisipasi hal-hal yang buruk terus menguak hingga berujung terhadap pendataan warga yang turut berkunjung maupun hijrah ke kabupaten tersebut.

Bahkan saat ini, sudah ada 187 warga yang memilih pindah ke Mitra dengan berbagai tujuan. “Pendataan warga memang perlu dilakukan agar dapat terkontrol dan jelas asal-usul warga yang akan pindah ke daerah Mitra. Dan kami meminta aparat pemerintahan maupun institusi terkait lainnya dapat memperhatikan hal ini (perpindahan warga), agar terkontrol melalui keabsahan dokumen-dokumen yang ada. Kalau memang diperlukan, langkah sweeping kependudukan perlu dilakukan,” ungkap Tamat Deen salah satu tokoh pemuda di Mitra, kemarin.

Sementara, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) David Lalandos menyatakan, sudah ada sebanyakj 187 warga pindahan hingga bulan Mei 2018. “Sampai bulan Mei ini, sudah ada 180 pendatang yang masuk ke Mitra sesuai dengan dokumen yang kami proses,” ungkap Lalandos kemarin.

Dia mengatakan, kebanyakan para pendatang dengan alasan pekerjaan dan ada hal lainnya menyangkut keluarga. “Informasi bagi para pendatang ini kebanyakan untuk keperluan bekerja atau usaha. Tapi ada juga alasan karena keluarga,” katanya.

Menurut Lalandos, langkah antisipasi pihaknya dalam melakukan pengurusan dokumen kepindahan tersebut yakni dalam prosesnya, wawancara terhadap yang bersangkutan dilakukan mulai dari tujuan dan tempat tinggal yang jelas di Mitra. “Selebihnya kami hanya bisa melakukan pemantauan saja dan melakukan penjaringan kepemilikan KTP sesuai dengan alamat tujuan mereka,” katanya.

Sedangkan untuk aksi sweeping oleh pihaknya, Lalandos menyatakan akan berkoordinas dengan pihak keamanan tanpa memberitahu kapan waktu pelaksanaannya. “Namanya sweeping, itu harus dirahasiakan waktunya. Dan kita sementara berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait,” tutupnya. (recky korompis)


Komentar