Kedua Terdakwa Saat Mendengarkan Putusan Majelis Hakim

2 Terdakwa Narkoba Divonis Hakim Bervariasi

Manado, MS

Kasus narkotika jenis shabu yang menjerat 2 terdakwa masing-masing Fitriani alias Angga dan Yuliana Ahmad alias Ocha akhirnya masuk dalam agenda sidang putusan.

Sidang yang di gelar di Pengadilan Negeri (PN) Manado, Selasa (15/5) kemarin, dipimpin langsung oleh Ketua Majelis Hakim Donald Malubaya. Keduanya divonis bersalah karena dengan sengaja memperoleh dan menjual barang haram ini.

“Menghukum terdakwa Fitriani alias Angga (27) dengan hukuman 4 tahun dan dikenai denda Rp800 juta, subsider 2 bulan penjara. Dan untuk terdakwa Yuliana Ahmad alias Ocha (22) pidana penjara 1 tahun dan 9 bulan,” ujar Malubaya.

Usai mendengarkan putusan, kedua terdakwa yang didampingi Penasehat Hukum (PH) Pos Bantuan Hukum (POSBAKUM) PN Manado, EK Tindangen dan Jever Saerang, menyatakan menerima putusan tersebut.

Diketahui, kedua terdakwa sebelumnya telah dituntut berbeda oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Esra Rungkat. Dimana, terdakwa Yuliana dituntut 2 tahun 6 bulan, sedangkan terdakwa Fitriani dituntut 5 tahun, dengan denda Rp1 miliar, subsidair 6 bulan penjara.

Patut diketahui, seperti yang dijelaskan dalam dakwaan JPU, kasus ini bermula pada tanggal 29 Agustus 2017 pukul 21.20 Wita, dimana ada laporan warga jika terdakwa Ocha sering mengkonsumsi shabu. Setelah dilakukan penangkapan, ditemukan 3 paket narkotika shabu, dan setelah diinterogasi barang laknat tersebut didapat dari perempuan Angga dari Kota Palu.

Hasil pengembangan, pada 1 September 2017 sekitar pukul 18.00 Wita dianjungan kota Palu, Angga diamankan anggota ditserse narkoba karena mengirim paket shabu pada Ocha. Dimana paket shabu tersebut dibeli Ocha seharga Rp500 ribu. Adapun paket dikirim via agen bus Harvest Palu-Manado.

Adapun barang bukti yang diajukan dalam perkara ini, berupa bungkusan plastik bening bergaris merah berisikan narkotika jenis shabu, seberat 0.18 gram, bungkusan rokok dunhil warna hitam, korek api bening, rangkaian alat hisap, pipet kaca, pipet plastik yang disambung dengan potongan selang bening dan hp blackberry. (tr-2)


Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.