2017, 25 Unit Penginapan Dibangun Di Pulau Nenas


Boltim-MS


Tahun 2017 Kabupaten Bolaang Mongondow Timur bakal segera memiliki kurang lebih 25 unit penginapan berupa cottage di lokasi wisata pasir putih Pulau Bombuyanoy atau sering kita sebut pulau Nenas.

Rencana pembangunan 25 unit penginapan di lokasi pasir putih tersebut, dilakukan sebagai upaya mendorong pertumbuhan pariwisata di wilayah Boltim, karena Boltim diketahui adalah salah satu daerah yang memiliki berbagai potensi wisata baik laut maupun darat.

“Untuk menyukseskan proses pertumbuhan pariwisata di wilayah Boltim sebagaimana harapan Bupati Sehan Landjar, tentunya tidak lepas dari adanya tanggung jawab kita semua terutama para instansi tekhnis terkait.

Sehingga diharapkan kepada Bupati Sehan Landjar agar dapat melakukan evaluasi terhadap keberadaan instansi tekhnis terkait, karena keberadaan instansi tekhnis tersebut merupakan kunci dari pelaksanaan program itu sendiri,” ujar Mat Kartorejo, seorang tokoh Pemuda kepada Media Sulut Kamis (22/9) kemarin.

Dikatakannya memang perlu diakui karena kalau tidak ada pembangunan di kawasan kepulauan, maka ini tidak akan menjadi daya tarik, wisatawan mancanegara atau wisatawan lokal untuk datang berkunjung di Pulau Nenas wilayah Boltim.

“Sukses atau tidaknya pembangunan wisata tergantung daripada instansi tekhnis itu sendiri, dan memang harus ada peningkatan pembangunan di kawasan kepulauan,” ujar Kartorejo.

Yang sangat disayangkan, menurut Kartorejo bahwa, sampai saat ini belum ada satupun tempat wisata yang dijadikan primadona, sementara diketahui bahwa setiap tahun berjalan pemerintah daerah terus mengalokasikan anggaran melalui program Destinasi wisata yang anggarannya miliaran rupiah tetapi hasilnya nol besar.

"Yang ada hanya perencanaan dan perencanaan melalui program destinasi wisata yang intinya hanya menghamburkan uang tanpa ada kejelasan," ujarnya. (Pusran Beeg/Thety Metuak)

Komentar

Populer hari ini

Sponsors

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.

Manado