220 Ribu ASN Pensiun, 2018 Pemerintah Buka Penerimaan CPNS

KABAR baik bagi pencari pekerjaan (naker) di seluruh Indonesia, termasuk Sulawesi Utara (Sulut). Utamanya bagi yang bergelar sarjana. Tahun 2018 pemerintah sedianya akan membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) secara besar-besaran.

Itu menyusul akan pensiunnya sekitar 220 ribu PNS yang tersebar di seluruh nusantara. Angin segar itu diungkap Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Brokrasi, Asman Abnur.

Perekrutan CPNS akan diberlakukan mulai dari tingkat pusat, provinsi hingga kabupaten kota.  " Tahun depan (2018, red) kita buka (penerimaan CPNS,red), untuk daerah, per kabupaten dan provinsi. Karena ada sekira 220 ribu PNS yang akan pension di daerah dan di pusat,” ungkapnya.

Menurutnya, penerimaan CPNS akan disesuaikan dengan usulan bupati dan gubernur sesuai dengan kompetensi bidang apa saja yang ingin dikembangkan di daerah. "Jangan bidang pertanian misalnya yang ingin kita kembangkan, tetapi tidak punya pegawai di bidang pertanian," ujarnya.

Asman berharap Pemda dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) benar-benar mengkaji kebutuhan pegawainya dengan baik sebelum mengusulkan formasi yang dibutuhkan. Sementara terkait jumlah CPNS yang akan diterima, Asman mengatakan sedang memperhitungkan jumlah penerimaan yang sesuai dengan kemampuan keuangan negara.

"Termasuk salah satu syarat, pemerintah daerah belanja pegawainya tidak boleh lebih dari 50 persen. Saya bersama dengan Menteri Keuangan sedang menghitung berapa biaya yang dibutuhkan untuk penerimaan PNS 2018," katanya.

Tahapan seleksi CPNS 2018 akan dimulai setelah tahapan penerimaan CPNS gelombang II tahun 2017 selesai dilaksanakan. “Saya berharap perekrutan CPNS daerah ini dilakukan secepatnya,” ujarnya lagi.

Selain itu, Menteri Asman belum memastikan apakah tahapan CPNS 2018 khusus daerah ini digelar serentak atau terpisah. “Itu masih sementara kita bahas,” timpalnya.

Perihal pembukaan seleksi ini menjadi tanda pencabutan moratorium CPNS, Asman hanya mengatakan, moratorium bukanlah hal yang permanen. "Sebenarnya moratorium tidak secara permanen diberlakukan, karena pensiun tiap tahun enggak bisa disetop setiap kementerian lembaga (KL) ditotal sekitar 100 ribu per tahun. Tapi tahun kemarin diakumulasi dan tahun ini sekitar 220 ribu orang. Maka kita akan melakukan tetap berpedoman pada sistem minus growth sekitar 50-60 persen dari jumlah pensiun," jelas dia.

Seperti diketahui, bahwa pemerintah membuka lowongan sebanyak 17.928 formasi CPNS untuk 60 kementerian/lembaga dan Pemerintahan Provinsi Kalimatan Utara pada 2017. (lpc)


Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.

Manado