KPU Tegaskan Siap TMS Bacaleg Bermasalah


‘Pisau’ verifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Utara (Sulut) siap membedah.  Lembaga penyelenggara pemilihan umum (pemilu) ini, bakal bersikap tegas bagi bakal calon legislatif (bacaleg) yang kedapatan bermasalah. Mereka yang tak sesuai ketentuan akan langsung dikenakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS), tanpa ada lagi kesempatan perbaikan.

Ketua KPU Provinsi Sulut, Ardiles Mewoh menegaskan, batas perbaikan sudah final. Bila nanti dalam pemeriksaan kebenaran laporan, ada bakal calon yang ditemukan dokumen bermasalah akan langsung dinyatakan TMS. "Setelah itu, baru kita siapkan DCS (daftar calon sementara). 16 parpol (partai politik) semuanya menyampaikan perbaikan. Perbaikan terhadap pencalonan maupun syarat calon. Berarti ada perubahan-perubahan komposisi calon," kata Mewoh, Rabu (1/7), di tempat kerjanya. 

"Jadi yang BMS (belum memenuhi syarat) itu yang diganti. Ketentuannya kalau mau diganti, harus yang belum pernah diajukan sama sekali atau ada di dapil yang sama di partai itu," sambungnya.

Dirinya menjelaskan, semua parpol melakukan pergantian dan rata-rata formasinya berubah. "Ketetapan kuota perempuan harus 30 persen. Harus terpenuhi walaupun partai melakukan pergantian harus memenuhi ketentuan 30 persen itu," pungkasnya.

Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), Kenly Poluan menyampaikan, sesuai aturan masa perbaikan memang dibolehkan. Sejauh ini menurutnya, tidak ada masalah dalam proses tahapan. "Yang dipersoalkan, masalah pemberkasan tapi secara kebiasaan proses pemberkasan selalu ada deskresi melewati tanggal yang ditentukan. Tapi yang penting  dikatakan tadi, dia sudah ada register. Kita tidak ada surat edaran terkait jam. Bisa saja di tiap provinsi berbeda. Kalau di KPU Sulut, diperiksa detail dan membutuhkan waktu yang lama," jelasnya.

"Soalnya, kalau partai datang malam dan diperiksa detail maka sampai partai terkahir harus detail. Dan itu berkeadilan," sambungnya.

Menurut dia, mereka yang belum memenuhi syarat ketentuannya harus dilengkapi. Ketika masa verifikasi dan akan masuk tahapan DCS, mereka yang ditemukan bermasalah langsung diberikan TMS. "Tidak ada ruang lagi," tandasnya. (arfin tompodung)

 


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors