38,6 Persen Penduduk Sulut Belum Tersentuh JKN

Daftar JKN-KIS Kini Bisa Lewat Telepon

 

Manado, MS

Sesuai data dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sampai bulan April 2017, jumlah kepesertaan se-Sulawesi Utara (Sulut) dari total penduduk sebanyak 2.889.767 jiwa,  61,4 persen sudah menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) atau sekitar 1.773.110 jiwa. Sedangkan 38,6 persen atau sekitar 1.116.657 jiwa penduduk provinsi Sulut belum menjadi peserta JKN.

 

Kota Manado sebagai ibukota provinsi dari jumlah penduduk 534.891 jiwa yang sudah menjadi peserta JKN sebesar 62,7 persen atau sekitar 335.350 jiwa. Jadi, masih ada 37,3 persen atau 119.534 jiwa yang belum jadi peserta JKN.

 

Kepala Cabang (Kacab) Manado BPJS Kesehatan, Greisthy Borotoding mengatakan, sesuai dengan Peta Jalan JKN baik Undang-Undang maupun Peraturan Presiden yang berlaku paling lambat 1 Januari 2019, seluruh penduduk Indonesia wajib menjadi peserta JKN.

 

"Tentunya untuk menuju ke arah sana mulai tahun ini harus dipersiapkan. Demi mencapai cakupan kepesertaan itu, harus membuka titik pendaftaran. Tentunya informasi dengan pelayanan kepesertaan JKN-KIS maupun untuk pengaduan keluhan bagi peserta JKN yang mendapatkan pelayanan," ujarnya kepada sejumlah awak media pada Konferensi pers Virtual Service dan Kanal Pendaftaran, Kantor BPJS Kesehatan Manado, Senin (15/5) kemarin.

 

Ditambahkannya, target di tahun 2017 se-Indonesia  sudah 77 persen. Targetnya 80 persen dari jumlah total penduduk sudah bisa menggunakan JKN. "Untuk layanan keluhan dan informasi tentunya kita akan mendekatkan titik dimana kepada peserta sehingga akses layanan bukan hanya di kantor BPJS Kesehatan saja tapi juga tempat-tempat yang berdekatan di domisili peserta," pungkasnya, seraya menambahkan terhitung 15 mei 2017, layanan BPJS Kesehatan yang sebelum di kawasan Marina Plaza, pindah ke kantor cabang Manado di Teling Atas.

 

Sementara itu, BPJS Kesehatan juga mengembangkan strategi kemudahan bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu atau menginginkan kemudahan dalam mendaftarkan diri dan anggota keluarganya anggota keluarganya sebagai peserta JKN-KIS.

 

"Khusus untuk pendaftaran calon peserta kategori PBPU (Pekerja Bukan Penerima Upah)/peserta mandiri dan peserta kategori BP (Bukan Pekerja), BPJS Kesehatan memperluas kanal-kanal  pendaftaran yang telah ada, salah satunya melalui mekanisme pendaftaran melalui telepon yaitu lewat BPJS Kesehatan care center 1500-400," kata Direktur Kepesertaan dan Pemasaran Andayani Budi Lestari.

 

Dijelaskan, peserta juga dapat melakukan perbaikan atau perubahan data kepesertaan untuk nama, tempat dan tanggal lahir, jenis kelamin, nomor KK, NIK, alamat, email, nomor telepon, kelas rawat dan fasilitas kesehatan tingkat pertama.

 

"Namun ini masih untuk untuk peserta PBPU atau peserta mandiri. Upaya ini dilakukan dalam rangka meningkatkan pelayanan dan kepuasan kepada peserta yang juga menjadi salah satu fokus utama BPJS  Kesehatan di Tahun 2017. Kami juga mengembangkan berbagai terobosan dan inovasi serta meningkatkan mutu pelayanan serta mempercepat cakupan kepesertaan," urainya.(sonny dinar)

Banner Media Sulut

Komentar