JFE PANEN KRISAN

Jamin Stok Bunga di TIFF ke-8


Tomohon, MS

Kota Tangguh siap menggelar Tomohon International Flower Festival (TIFF) Tahun 2018. Segala persiapan mencapai titik akhir. Itu mencakup ketersediaan bunga yang akan digunakan sebagai bahan dekorasi kendaraan hias atau float yang akan berlaga di Tournament of Flower (ToF), 8 Agustus besok.

Demikian Walikota Tomohon Jimmy Feidie Eman SE Ak (JFE) saat panen beberapa verietas bunga krisan di screen house Show Window Kakaskasen, Senin (6/8). Kegiatan tersebut merupakan rangkaian kegiatan temu stake holder percepatan implementasi sistem pembenihan krisan di Tomohon yang dilaksanakan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian (Kementan) RI bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Perikanan (Distakan) Kota Tomohon.

"Untuk stok bunga yang akan digunakan di kegiatan TIFF tahun ini tidak kekurangan. Bahkan, melebihi dari target yang dibutuhkan. Jadi, untuk ketersediaan bunga terlebih untuk dekorasi float tidak jadi masalah, dan pastinya kebutuhan akan bunga yang akan digunakan untuk keperluan lainnya oleh warga tentu tetap tersedia. Oleh sebab itu, tidak perlu khawatir," jamin Walikota JFE.

Terkait program yang diinisiasi Kementan RI dan Distakan, Walikota JFE menjelaskan, bunga krisan menjadi komoditi unggulan Kota Tomohon. Krisan menurut dia memiliki nilai estetika dan nilai ekonomis yang tinggi. "Saat ini Kota Tomohon memiliki kisaran 94 screen house, maka mampu memproduksi 3,5 juta tangkai bunga krisan pertahunnya. Dengan demikian, pengembangan komoditi krisan nemiliki prospek menjanjikan sehingga petani krisan mampu mensejahterakan keluarga," ungkapnya.

"Memang yang menjadi permasalahan saat ini, untuk pengadaan bibit krisan masih bergantung pada produsen benih dari luar Kota Tomohon, sehingga pemerintah terus berupaya kedepan melalui kerja sama dengan unsur terkait agar nantinya tercipta industri benih krisan di Kota Tomohon," sambung Tokoh Kerukunan di Indonesia itu.

Ditambahkan Kepala Distakan Kota Tomohon Ir Vonny Pontoh MBA, kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka meningkatkan efisiensi dan optimalisasi pemanfaatan potensi Kota Tomohon sebagai penghasil produk florikultura khususnya komoditi krisan.

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan temu stake holder percepatan implementasi sistem pembenihan krisan di Tomohon, Kepala Balai Penelitian Tanaman Hias Dr Rudy Soehendi MP, Peneliti Tanaman Hias Prof Budi Marwoto, Kepala BPTP Balitbangtan Sulut Dr Ir Hiasinta Motulo MSi. Selain mereka, Ketua Asbindo Kota Tomohon yang juga anggota DPRD Piet HK Pungus SPd, GM Manajer Pertamina Salvius Patangke.(victor rempas)

 


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors