Lurah Yunaidy Pijoh bersama masyarakat di sela-sela acara pisah sambut. (ist)

Adopsi Filosofi Sapu Lidi, Warga Diajak Bangun Wanua Kolongan

Pisah Sambut Lurah Dirangkaikan Peresmian Kantor LPM Kelurahan Kolongan

Tomohon, MS

Membangun Wanua Kolongan butuh persatuan. Ibarat sapu lidi, seluruh elemen masyarakat harus bersatu menggiatkan pembangunan. Tanpa persatuan, segala sesuatu akan sulit dikerjakan. Filosofi tersebut diadopsi orang nomor satu di Wanua Kolongan, Yunaidy Novri Pijoh SH kala kegiatan pisah sambut Lurah Kolongan Kecamatan Tomohon Tengah berlangsung Senin (18/6).

 

Dirinya menyebut, apa yang dititipkan Lurah Kolongan sebelumnya, pasti diperhatikan. Apa yang sudah dikerjakan, tentu akan dilanjutkannya. Sehingga Kelurahan Kolongan semakin baik. Lanjutnya, tugas Lurah adalah pemerintahan, kemasyarakatan dan pembangunan. Itu tugas pokok yang akan ia kerjakan. Dia pula mengajak warganya untuk senantiasa bersatu demi mencapai tujuan bersama, yakni kemajuan Kelurahan Kolongan.

"Dalam ibadah syukur, Pastor telah mengingatkan soal kekompakan. Ini tentu pesan penting bagi kita untuk membangun Kolongan lebih baik lagi. Dengan semangat maesa-esaan, matombol-tombolan, masawang-sawangan, ayo kita bangun Wanua Kolongan," ajak Pijoh selaku Lurah yang baru.

Dikatakannya, momentum pisah sambut tersebut memiliki nilai tersendiri. Menurut dia, kegiatan itu juga merupakan syukuran Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM). Sebab, di saat yang sama, Kantor LPM Kelurahan Kolongan diresmikan.

"Kantor LPM Kelurahan Kolongan merupakan yang pertama di Kota Tomohon. Pencapaian ini tentu patut kita syukuri. Sebab, Kantor LPM ini jadi percontohan 44 Kelurahan di Kota Tomohon," pungkas Pijoh yang sebelumnya memimpin Wanua Kolongan 1.

Sebelumnya, selaku Lurah Kolongan yang lama, Jones Andrias Mait SH mengapresiasi masyarakat dan perangkat kelurahan. Alasan dia, semuanya sangat kompak bekerja sama dan memberikan dukungan di masa kepemimpinannya. Dirinya bersyukur. Sebab, mendapatkan teman-teman kerja yang luar biasa selama dia bertugas di Kolongan. Mait berharap, masyarakat dan perangkat kelurahan dapat membantu pemimpin yang baru, yaitu Lurah Yunaidy.

"Berinisiatiflah. Jangan hanya menunggu ada perintah barulah bekerja. Bantulah dia (Lurah Yunaidy-red) karena ia dipercayakan Walikota untuk menata Kolongan lebih baik. Kalau ada yang mau menghalang-halangi program pembangunan di sini, saya akan tantang," Ketus Mait.

Dirinya yang kini menjabat sebagai Lurah Kolongan 1 menambahkan, program pemerintah itu, pasti menyejahterakan masyarakat. Bukan untuk menyengsarakan rakyat. "Untuk itu, mari kita sama-sama memberikan dukungan pada semua program pemerintah di Kelurahan Kolongan," ajak Mait yang juga Ketua Gerakan Bejana (Bersama Jauhi Narkoba) Kota Tangguh.(hendra mokorowu/victor rempas)

 


Komentar