ADU KUAT YES-JO VS MASBERLIAN

Siau, MS

Lonceng pertarungan belum dibunyikan penyelenggara pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Sitaro namun adu kuat antar kandidat mulai memanas. Saling sikut pendukung beda pilihan tak terelakkan. Meletupnya kabar tingkat elektabilitas dari sebuah hasil survei kian memantik gerak naik suhu publik.

Persaingan untuk menduduki kursi bupati Kabupaten Kepulauan Sitaro semakin panas. Hal ini terlihat dari meningkatnya tensi pendukung masing-masing kandidat.

Drama saling debat tersaji di berbagai lini pertempuran. Baik di dunia maya maupun secera langsung berhadap-hadapan. Setiap kubu ngotot jika jagoannya adalah yang terbaik dan paling layak memimpin Sitaro.

Teranyar, data dan informasi elektabilitas pasangan calon menyeruak ke publik. Informasi terkini yang diperoleh Media Sulut menyebutkan, tingkat keterpilihan para bakal calon sudah beredar di kalangan masyarakat. Hasilnya, pasangan bakal calon dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Evangelian Sasingen dan John Heit Palandung (YES-JO) menempati peringkat teratas. Menepel petarung banteng, pasangan bakal calon usungan partai gabungan, AAB Maliogha dan Elians Bawole (MASBERLIAN).

Posisi selanjutnya diduduki pasangan bakal calon dari jalur perseorangan, Sisca Salindeho dan Hironimus Makainas (SAMA). Sedangkan pasangan bakal calon yang diusung Partai Golkar dan Partai Demokrat, Ronald Takarendehang dan Jutixel Parera (RR-JP) mengejar dari belakang.

"Ya, kami sudah melakukan survei terkini untuk semua calon. Hasilnya pasangan YES-JO masih di peringkat teratas dan dikuntit oleh pasangan MASBERLIAN. Memang pada awalnya di peringkat kedua diduduki oleh pasangan SAMA, namun saat ini sudah disalip oleh pasangan MASBERLIAN," ungkap bagian Litbang salah satu partai besar kepada Media Sulut, Selasa (30/1).

 

YES-JO ANDALKAN VISI MISI

Pasangan YES-JO menyatakan maju di arena Pilkada 2018 untuk membawa Kabupaten Kepulauan Sitaro menjadi lebih baik lagi dengan berbasis sumber daya serta kearifan lokal.

“Visi dan misi kami sudah jelas yakni, ke depannya jika dipercaya menjadi bupati dan wakil bupati, kami akan menjadikan Kabupaten Sitaro lebih baik lagi, lebih berdaya saing, lebih sejahtera, serta lebih unggul dengan berbasis pada sumberdaya dan kearifan lokal,” ujar Sasingen.

Ia menyebut, salah satu yang menjadi prioritas pertama ketika mereka dipercaya nanti adalah program peremajaan pohon pala, yang buahnya merupakan komoditas unggulan Kabupaten Sitaro yang telah dikenal luas.

"Rata-rata usia pohon pala yang ada sudah sekitar 50 tahun dan sudah tidak produktif lagi sehingga perlu ada peremajaan ke depannya,” ucapnya.

Sementara, John Palandung menyatakan pemerintahannya bersama Evangelian Sasingen nanti jika terpilih memegang ‘mapatu’ Sitaro adalah mengoptimalkan berbagai sektor. Mulai dari pendidikan, kesehatan, kelautan, pertanian, pariwisata hingga infrastruktur.

”Program-program yang telah dilakukan pemerintahan saat ini akan kita lanjutkan jika memang dipercaya oleh rakyat,” tambah Palandung.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Sitaro, Toni Supit, juga menegaskan jika petarung yang diusung PDIP ini merupakan pasangan yang sempurna dan paripurna karena kombinasi antara seorang pekerja sosial yang berpengalaman dan seorang birokrat handal.

"Ibu Eva sudah 10 tahun menjadi Ketua Tim PKK Kabupaten Sitaro, jadi beliau sudah tahu mana yang masih kurang dan harus dikerjakan di Kabupaten Sitaro. Sedangkan Pak Palandung merupakan birokrat yang sempurna. Hampir semua jabatan dari tingkat kabupaten hingga provinsi sudah dijabat Pak Palandung. Bahkan pernah menjadi Sekda di Kabupaten Sitaro. Jadi kami menilai pasangan ini merupakan pasangan yang sempurna," tegas Supit.

 

MASBERLIAN OPTIMIS

Optimisme kian membuncah di tubuh pasangan AAB Maliogha dan Elians Bawole (MASBERLIAN). Kekuatan ‘kuda-kuda’ yang kini menopang keduanya dijadikan tolak ukur. Berbagai halangan yang akan menghadang dipastikan akan bisa dihalau.

"Saya bersama tim pemenangan sudah sangat siap. Secara mental maupun materil saya sangat siap dan optimis untuk bertarung di pilkada Sitaro," tandas Maliogha.

Sumitro Jacobus, Ketua Partai Nasdem Sitaro, mengatakan pasangan MASBERLIAN setiap hari terus mendapat dukungan luas dari masyarakat Sitaro.

“Pasangan Maliogha-Bawole hadir sebagai pertanda rakyat butuh pemimpin baru yang lebih pro rakyat. Maliogha merupakan jenderal asal Siau yang cukup merakyat dan rendah hati. Sedangkan Bawole dikenal selain mantan Wakil Ketua DPRD juga merupakan Ketua Partai Gerindra yang sudah dua periode duduk di kursi legislatif dari Dapil Tagulandang. Sebagai politisi muda, Elians diyakini mampu mengimbangi popularitas Maliogha,” sebutnya.

 

RODA ELEKTABILITAS KANS BERUBAH

Peta politik di Kabupaten Sitaro dapat terus bergerak seiring perjalanan waktu. Perang strategi yang dimainkan para pasangan kandidat akan sangat berpengaruh bagi tingkat elektabilitas jagoannya. 

Pengamat politik dan juga tokoh muda Siau, DR Mister G Maru MHum menilai, hasil survey yang menggelinding di tengah masyarakat kans berubah seiring gerak politik yang kian dinamis jelang hari ‘H’.

Menurutnya, posisi terakhir tingkat elektabilitas para bakal calon di pilkada Sitaro yang dibeber lembaga survei bukanlah hasil akhir. Skenario berbeda masih bisa terjadi kapan saja.

"Meskipun pasangan YES-JO berada di posisi teratas, itu belum jaminan. Sebab bisa saja sampai hari H-nya disalip oleh pasangan lain. Jadi, tugas berat untuk pasangan YES-JO dan juga PDIP untuk mempertahankan posisi ini,” nilainya.

Pasangan lain yang maju diyakini tak akan main-main. Upaya serius akan dipacu demi menumbangkan setiap lawan.

“Pasangan MASBERLIAN dan SAMA serta RR-RT akan berusaha terus untuk menduduki peringkat pertama," kata Maru, merespon data hasil survei yang kini beredar di publik Sitaro.

Maru menjelaskan, di waktu 5 bulan menjelang pilkada ini, para calon harusnya mempersiapkan diri sebaik mungkin. Matangkan program dan visi misi untuk dijual ke masyarakat.

"Sebab masyarakat nanti akan menilai siapa visi misi yang paling bagus untuk Kabupaten Kepulauan Sitaro maka dialah yang akan dipercayakan masyarakat," terang Maru yang juga dosen Universitas Negeri Manado (Unima) ini. (haman)


Komentar