Aktifkan Kembali Poskamling

Bolaang Uki,MS

Memasuki musim panen raya cengkih di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, ternyata perlu ada peningkatan stablitas keamanan. Apa pasal? Ternyata saat ini para petani Cengkih merasa was-was karena aksi pencurian hasil komoditi unggulan tersebut di Bolsel masih sangat tinggi. Kasus pencurian Cengkih dari waktu ke waktu terus terjadi, seperti di wilayah Kecamatan Posigadan, dimana warga mengeluh karena kehilangan cengkih kering yang sudah siap jual.

Menurut salah satu warga Desa luwoo Kecamatan Posigadan, Rommy Pobela, tetangganya sudah kehilangan sedikitnya tujuh karung cengkih kering. "Pencuri masuk lewat jendela dengan membuka paksa jendelanya,"ungkap Rommy belum lama ini.

Biasanya, aksi pencurian akan terus terjadi selama musin panen raya cengkih. Sarannya, pemerintah desa dan kecamatan harus pro aktif melibatkan warga untuk mengaktifkan kembali Poskamling.

"Supaya kita bisa mencegah aksi pencurian harus ada upaya preventif, seperti mengaktifkan kembali pos kamling,” ujarnya seraya mengatakan tak hanya aksi kejahatan pencurian tetapi juga ada beredarnya uang palsu. "Karena berdasarkan pengalaman, sudah pernah terjadi afa pembelian cengkih dengan menggunakan uang palsu,” ujarnya.

Hal senada dikatakan warga Desa Mamalia, Refin harus ada upaya pencegahan karena, sebagain besar pelaku berasal dari luar daerah. Modusnya, mereka berpura-pura membeli cengkih.

"Padahal mereka hanya sekedar mensurvey tempat penyimpanan cengkih, nanti larut malam mereka baru beraksi,"jelas Refin. Kalau tidak mencuri, biasanya juga membeli cengkih dengan uang palsu."Ini yang perlu kita waspadai. Hati hati jika menjual cengkih kepada orang yang tidak dikenal,"sarannya.

Diketahui untuk bulan September nanti, wilayah Bolsel akan memasuki panen raya cengkih, terutama di Kecamatan Posigadan, Helumo, Pinolosian bersatu dan sebagian Bolaang Uki. Camat Helumo, Median Katili mengatakan keluhan masyarakat terkait mengantisipasi aksi pencurian sudah ditindaklanjuti dengan melakukan pertemuan dengan pemerintah desa dan masyarakat.

"Kita sudah ingatkan agar berhati hati dan jangan meninggalkan rumah jika ada cengkih,"jelas Median serius. Hal senada dikatakan Camat Posigadan, Kasman Djauhari, sudah diantisipasi pihaknya. Intinya adalah setiap warga dapat meningkatkan kewaspadaan di rumah masing masing.

"Memang perlu ada kerjasama antar warga dan pemerintah desa,"jelas Kasman. Terkait Poskamling, pemerintah kecamatan sudah sepakat untuk mengaktifkan kembali."Nanti akan kita bicarakan bersama,"singkat Kasman dan Median.(ibrahim)

Komentar