Tito Karnavian

Ancaman Teror Natal, Polri Disiagakan

PERAYAAN Hari Natal kian dekat. Potensi munculnya gangguan di momentum religius umat kristiani ini, telah merebut perhatian jajaran kepolisian. Selain menggelar operasi lilin, Kapolri Jenderal Tito Karnavian akan memanggil seluruh Kapolda untuk membahas persoalan tersebut. Polri siaga jelang Natal dan tahun baru.

Diakui Tito, pihaknya akan fokus pada pengamanan serta antisipasi potensi ancaman.Selanjutnya, akan ada perpindahan masyarakat selama masa libur Natal dan tahun baru. “Itu juga menjadi fokus Polri, begitu pun ancaman teror saat Natal,” tandas jenderal bintang empat itu.

Sementara itu, pelaksanaan operasi lilin ditujukan untuk mengatur lalu lintas dan mengamankan rumah warga yang ditinggal mudik untuk libur panjang. "Kita akan ada operasi lilin, operasi dengan sandi lilin, khususnya untuk mengamankan arus lalin, karena ini kan banyak pergerakan, baik manusia barang dan jasa. Kita punya pengalaman dulu pernah di Brexit yang sampai padat sehingga ini perlu diantisipasi," sambung Kadiv Humas Polri, Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Selasa (5/12).

Mantan Kapolsek Tomohon itu mengaku, pergerakan lalu lintas menjelang Natal dan tahun baru selalu meningkat. "Termasuk nanti pengamanan di rumah-rumah kosong yang ditinggalkan, walaupun tidak sebanyak Lebaran, tapi tetap akan dilakukan di Jakarta, khususnya di kota-kota besar," imbuhnya.

Untuk diketahui, operasi lilin akan digelar dari 22 Desember 2017 hingga 3 Januari 2018, yang tersebar di beberapa titik, seperti tempat ibadah, tempat wisata, dan jalur-jalur lalu lintas. "Operasi lilin mulai 22 Desember 2017 sampai setelah tahun baru tanggal 3 Januari 2018. Titiknya banyak, yaitu tempat ibadah, tempat wisata, dan jalur-jalur," kunci Setyo.(dtc)


Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.

Manado