Andries Kans Gantikan CNR

Peralihan posisi pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Minahasa pasca pengunduran diri Careig Naichel Runtu (CNR) sebagai wakil ketua jadi 'buah bibir'. Menyembul berbagai prediksi soal siapa yang akan dipercayakan memegang jabatan strategis di legislatif tersebut. Teranyar, dari sejumlah nama yang digadang, sosok Ivone Andries disebut paling berpeluang.

 

Srikandi Langowan yang kini dipercayakan menjabat ketua fraksi Golkar itu diprediksi akan jadi pilihan petinggi Beringin Minahasa untuk mengisi kursi wakil ketua di Gedung Manguni. Pergantian ini sendiri dilakukan pasca pengunduran diri CNR yang memilih bertarung di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Minahasa 2018 sebagai calon wakil bupati usungan koalisi Partai Golkar, Nasdem dan PKPI.

"Yang pasti penggantinya adalah seorang yang selama ini dipercaya memegang jabatan strategis di fraksi Golkar. Yang paling berpeluang tentu ibu Ivone Andries, sebab saat ini beliau menjabat ketua fraksi," beber sumber internal Partai Golkar Minahasa yang meminta namanya tidak dipublikasikan.

Namun Sekretaris Partai Golkar Minahasa, Febri Suoth, saat dikonfirmasi Senin (22/1) kemarin, mengatakan bahwa untuk pergantian tersebut masih akan dibahas dalam rapat pleno dalam waktu dekat. "Golkar punya mekanisme untuk hal-hal seperti ini, salah satunya harus melalui pembahasan di tingkat pleno," ungkap mantan anggota DPRD Minahasa periode 2009 - 2014 itu.

Yang pasti kata dia, Partai Golkar memiliki penilaian tersendiri, diantaranya dengan melihat dari sisi Prestasi, Dedikasi, Loyalitas dan Tak Bercela (PDLT). "Memang ada juga pertimbangan-pertimbangan lain, tapi intinya PDLT itu jadi parameter utama bagi kader yang akan ditunjuk mengisi kursi pimpinan DPRD Minahasa nanti," imbuhnya.

Ditanya soal kabar yang berhembus bahwa Ivone Andries punya peluang besar untuk mengisi posisi tersebut, Suoth menjawab diplomatis. "Beliau memang punya potensi apalagi selama ini telah dipercayakan menjabat sebagai ketua fraksi. Namun sebelum ada hasil pleno, tentu semua anggota fraksi memiliki peluang yang sama. Jadi kita lihat saja nanti," pungkas Suoth.

Sebelumnya, Ketua DPRD Minahasa, James Rawung, mengatakan bahwa soal pergantian jabatan wakil ketua pihaknya akan menunggu usulan Partai Golkar. Sementara untuk Pergantian Antar Waktu (PAW) kader Golkar yang menggantikan CNR sebagai anggota DPRD akan menunggu surat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa.

"Nanti kami jadwalkan apabila surat KPU sudah ada. Prosesnya memang panjang, sebab untuk melakukan PAW harus dengan persetujuan melalui surat yang ditandatangani Gubernur dan Bupati," kata politisi PDIP itu. (jackson kewas)

 


Komentar