APK Kolom Kosong Catut Logo KPU Menjamur di Mitra

Ratahan, MS
Arena Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Minahasa Tenggara (Mitra) makin panas. Aksi jegal calon tunggal, pasangan James Sumendap-Joke Legi (JS Oke), kian masif dimainkan kubu kolom kosong. Teranyar, indikasi pelanggaran Pemilu pun terendus.
Pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) yang isinya mengajak masyarakat mencoblos kolom kosong menjamur di tiap pelosok Mitra. Hal ini turut mengundang respon banyak pihak. Aksi itu dituding melangkahi aturan kepemiluan yang berlaku.
"Setahu saya tidak ada aturan yang membolehkan kampanye selain pasangan calon, parpol pengusung, tim kampanye dan relawan yang telah didaftarkan ke KPU. Artinya selain empat unsur itu maka bisa dikategorikan sebagai kampanye ilegal dan melanggar undang-undang," sorot pimpinan PDIP Mitra, Semuel Montolalu.
Dia pun mendesak aparat terkait untuk mengusut jika ada indikasi pelanggaran Pemilu terkait fenomena menjamurnya APK kolom kosong itu. "Kalau memang terbukti melanggar aturan tentu harus diproses sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku," lugasnya.
Sementara pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mitra selaku penyelenggara pesta demokrasi tersebut mengaku tak pernah mencetak ataupun mengampanyekan kolom kosong. Yang ada hanya kampanye pasangan calon yang telah ditetapkan. “Kami pastikan tidak ada alat peraga atau baliho kampanye yang dikeluarkan oleh KPU untuk kolom kosong,” kata Ketua KPU Ascke Benu melalui salah satu komisionernya, Fifi Massie, Minggu (15/4) kemarin.
Soal adanya sosialisasi sejenis baliho yang terpasang dibeberapa desa/kelurahan dan berisikan ajakan untuk mencoblos kolom kosong serta menggunakan logo KPU, menurut dia itu bukan merupakan APK yang dikeluarkan pihaknya. “Baliho-baliho ini sama sekali bukan produk verifikasi dari pihak KPU,” tegasnya.
Tindaklanjutnya pun dikatakan Massie diserahkan penuh kepada pihak pengawas Pilkada dalam penanganannya, sesuai dengan mekanisme dan aturan yang berlaku. “Soal pelanggarannya itu adalah ranah Panwas,” tandasnya.
Terpisah, Ketua Panitia Pengawas Pilkada Mitra Jobby Longkutoy ketika dikonfirmasi membenarkan adanya informasi terkait pemasangan baliho ajakan mencoblos kolom kosong tersebut. “Kami sudah menerima informasi terkait adanya pemasangan ini, dan sedang dilakukan pengecekan di lapangan melalui teman-teman panwas ditingkatan masing-masing. Pada intinya kami tentu akan menindaklanjuti hal ini melalui penelusuran dan investigasi,” kata Jobby. (recky korompis)


Komentar