Akrab: Ketua BPMS, Pdt. DR Hein Arina Didampingi Ketua Panitia Okto Mananggo, Ketua Jemaat GMIM Moria Pdt Doury Dorcas Luntungan MTh, saat Prosesi Peniupan Lilin HUT Jemaat GMIM Moria

Arina Ajak Jaga Kesehatan Warga Jemaat

Syukur HUT Jemaat GMIM Moria Ke-21 

 

Manado, MS

Ibadah perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Moria Girian Indah ke-21 tahun berlangsung hikmat. Dibuka dengan tarian Kawasaran dari sanggar Tombulu menambah nuansa syukur perayaan HUT gereja yang lahir sejak 2 dekade lalu ini.

Adapun Ibadah syukur ini dipimpin langsung Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) Pdt DR Hein Arina. Pada saat ini GMIM banyak mengalami tantangan untuk itu dirinya menyarankan kepada jemaat agar tetap menjaga kesehatan. “Banyak yang bilang saat ini GMIM mengalami banyak masalah tapi itu bukan masalah melainkan tantangan. Untuk itu jemaat harus terus bertumbuh dan berkembang. Bagaimana caranya? Harus menjaga kesehatan,” ujar Arina saat memimpin ibadah syukur, Sabtu (7/7).

Dia menjelaskan, ukuran sehat itu bukan dari jemaat yang banyak ataupun dari uang yang banyak. “Gereja sehatialah betul-betul memberi diri untuk pekerjaan gereja. Dan terutama memiliki tujuan untuk mengasihi Yesus sebagai kepala gereja. Kalau seperti ini segala tantangan dapat terjawab,” jelas Arina.

Harry Markus Tobangen yang merupakan salah satu tua-tua jemaat mengungkapkan, dalam kurun waktu 21 tahun, jemaat boleh melihat kembali perjalanan jemaat. Perlu mengevaluasi apa yang menjadi kekuatan dan kelemahan dalam pertumbuhan dan pelayanan jemaat.

“Lewat perayaan ini, ada kesepakatan bersama dalam menentukan arah jemaat Moria Girian Indah. Pertama, menoleh kebelakang. Menatap ke depan, dan yang tak kalah penting adalah menengadah ke atas. Mengucap syukur, bersukacita kepada Tuhan yang selalu bersama dan membimbing jemaat, dan jangan lupa untuk selalu berdoa,” ujar Tobangen.

Senada, Drs Piter J Lasut selaku penasehat jemaat mengingatkan, momentum penuh berkat ini mendorong jemaat GMIM Moria agar terus membina hubungan personal denganTuhan, melalui doa, ibadah dan perbuatan-perbuatan baik.

“HUT GMIM juga menjadi momen kita membaharui diri, janji memperbaiki relasi personal dengan Tuhan melalui sikap hidup di jemaat, masyarakat, lingkungan kerja dan dimana pun kita berada,” tutur Mantan Wakil Ketua Jemaat Dua Periode ini.

Pdt Doury Dorcas Luntungan MTh mengutarakan, HUT ke-21 bisa menjadi refleksi pertumbuhan iman bagi jemaat setempat.

“Saya berharap, semarak perayaan ini, mengingatkan kita tentang pertumbuhan iman kita. Kita tidak sekedar mengikuti pesta ulang tahun gereja secara institusi. Tapi perayaan iman, merayakan hubungan kita dengan Tuhan, yang kita bangun bertahun-tahun. Sukacita ini harus berbagi terhadap sesama,” pesan Ketua Jemaat GMIM Moria ini.

Ketua panitia HUT GMIM Moria, Okto Mananggo mengatakan, perayaan HUT Jemaat ini juga dirangkaikan dengan beberapa lomba. SepertiLomba Bola Voli, Moria Idol, Lomba Tari Tobelo dan sebagainya.

Mananggo juga berterima kasih kepada seluruh jemaat yang telah berpartisipasi selama kegiatan berlangsung. “Suksesnya kegiatan ini, karena dukungan dari banyak pihak baik pendeta, majelis maupun jemaat. Panitia tentu berterima kasih,” pungkas mantan Ketua Pemuda Jemaat GMIM Moria ini. (kharisma kurama)


Komentar