Frets Keles dan Piet HK Pungus

BERBURU KURSI LEGISLATOR


Tomohon, MS

Incar Kemenangan di Pileg 2019

Meski gelaran Pemilihan Legislatif (Pileg) baru akan dihelat tahun 2019, namun Partai Golongan Karya (PG) Tomohon enggan berdiam diri. Gerakan konsolidasi mulai dijabal pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) di seluruh kecamatan hingga kelurahan. Misi meningkatkan perolehan kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) jadi target.

Demikian Ketua DPD Partai Golkar Kota Tomohon, Jimmy Feidie Eman SE Ak, belum lama. Kata Eman, untuk memuluskan misi jawara ini, segenap jajaran pengurus Golkar harus kerja keras. Salah satu alasan yang menjadi pemantik gerakan konsolidasi besar-besaran, sebab di Pileg 2019, kursi wakil rakyat mengalami ketambahan 5 kursi menjadi 25. Itu merujuk data penduduk Kota Tomohon yang setiap tahun mengalami penambahan.

“Kita harus merebut kursi sebanyak-banyaknya. Untuk itu, semua komponen Golkar harus bergerak karena Tomohon ketambahan 5 kursi menjadi 25 kursi. Harus diakui, itu menjadi tantangan berat. Namun, dengan bekerja keras, kami yakin semua akan tercapai,” terang Eman.

Seluruh kader dan simpatisan harus merapatkan barisan untuk mempertahankan kemenangan bahkan meningkatkan capaian perolehan suara. “Caranya, sosialisasi dan konsolidasi di masyarakat. Selanjutnya, menjadikan warga sebagai bagian penting dari perjuangan partai. Sebab, suara rakyat adalah suara Golkar,” tuturnya.

Eman enggan sesumbar. Namun, dia optimis, Golkar akan terus mempertahankan tradisi juara di Pileg 2019 nanti. “Makanya, semua jajaran termasuk legislator untuk kerja keras. Memperjuangkan aspirasi masyarakat agar kesejahteraan bisa diperoleh masyarakat Tomohon. Itu yang paling penting,” jelasnya.

 

PERTENGAHAN NOVEMBER, MUSCAM RAMPUNG

Ketua Harian Partai Golkar Tomohon Piet HK Pungus SPd memastikan, konsolidasi bertajuk Musyawarah Kecamatan (Muscam) Partai Golkar di seluruh lima kecamatan di Kota Tomohon, tuntas hingga pertengahan November 2016.

Menurut dia, setelah Muscam berakhir, konsolidasi di tingkat kelurahan akan segera bergulir. “Itu amanah partai yang harus dijalankan. Konsolidasi menjadi agenda utama DPD II Partai Golkar Tomohon pasca dilantik beberapa waktu lalu di Amurang,” terang Pungus, belum lama.

Bagi politisi senior Golkar Tomohon, merujuk petunjuk Ketua DPD II Partai Golkar Tomohon, pihaknya komitmen bekerja keras membangun partai dan yang tidak kalah pentingnya, mewujudkan kesejahteran di masyarakat. ”Kami pastikan untuk APBD 2017 pro rakyat. Fraksi Golkar sepakat mengawal itu,” aku Pungus, Kamis (20/10) kemarin.

Jelas legislator vokal Daerah Pemilihan (Dapil) Tomohon Utara ini, pembangunan infrastruktur dan perekonomian masyarakat Tomohon akan terus dipacu. Menimbang, kondisi daerah ini yang masih memiliki 8 daerah kumuh di 3 kecamatan.”Makanya, legislatif dan eksekutif saat ini berpacu untuk mewujudkan daerah bebas kumuh. Tentu saja melalui regulasi,” tutur politisi senior PG Tomohon.

“Yang penting juga konsep pembangunan yang terus diperjuangkan Golkar yakni membangun dari pinggiran. Itu akan menjadi fokus kami. Agar seluruh masyarakat Tomohon sejahtera,” lugasnya.

Selanjutnya, Sekretaris DPD II Partai Golkar Tomohon, Frets Keles menjelaskan, untuk tahapan Muscam Partai Golkar sudah dimulai. Muscam pertama digelar di Kecamatan Tomohon Barat tanggal 27 Oktober 2016. Jika tidak berhalangan, Muscam di Kecamatan Tomohon Utara akan digelar 9 November 2016. Tomohon Selatan tanggal 12 November, Tomohon Tengah tanggal 14 November serta Tomohon Timur 16 November 2016. “Diharapkan kehadiran seluruh pengurus pleno DPD,” kunci Keles.(victor rempas)

 

Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.

Manado