Apresiasi petinggi negara terhadap Kota Manado dibawa kepemimpinan GSVL-Mor, khususnya dalam mewujudkan kerukunan umat beragama dan berbagai sektor strategis lainnya.(foto.ist)

Bersama OD-SK, Rawat Kerukunan Manado Sebagai ‘Cermin’ Indonesia

Asa di Satu Tahun Kepemimpinan GSVL-Mor

 

Laporan: Fiena KAAWOAN

KIPRAH pemerintahan cerdas besutan Walikota Godbless Sofcar Vicky Lumentut dan Wakil Walikota (Wawali) Mor Dominus Bastiaan (GSVL-Mor), terus diperhitungkan. Baru satu tahun berkolaborasi menata Kota Tinutuan, sederet inovasi hebat sudah diluncurkan duet politisi merakyat ini. Sebagai hadiah dari semangat kerja keras, penghargaan dan pengakuan mengalir deras bagi pemerintah dan masyarakat di jantung Nyiur Melambai.

Semangat itu yang terus dipegang GSVL-Mor pasca dilantik Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey SE, tanggal 9 Mei 2016 silam. Amanah Gubernur Olly untuk bersinergi dengan Pemprov Sulut serta menjalankan tugas pemerintahan dengan baik, telah dijabarkan GSVL-Mor dengan penuh sukacita. Apalagi, berkarya dan berbuat tanpa pamrih bagi masyarakat Manado, dijadikan ‘obat’ kedua pemimpin berkarakter ini.

Di usia satu tahun kepemimpinannya bersama Wawali Bastiaan, GSVL berdoa agar soliditas menakhodai Kota Manado bisa berlangsung hingga akhir periode mereka. Menurut GSVL, itu sebagai komitmen atas kepercayaan yang sudah diberikan masyarakat. “Tolong doakan kami untuk terus bersama-sama bekerja dan melayani masyarakat Manado,” ungkap Walikota dua periode ini.

Menurut dia, menjadi Walikota dan Wawali karena izin Tuhan lewat dukungan masyarakat. Sehingga, tidak ada alasan untuk tidak membalas kebaikan Tuhan lewat pengabdian yang ikhlas bagi seluruh masyarakat. Tanggung jawab sebagai ‘pelayan’ harus dibuktikan dengan loyalitas, kerja keras, kerja cerdas serta kerja tuntas demi kesejahteraan masyarakat.

Walikota pun berterima kasih kepada Gubernur Olly Dondokambey SE, karena terus memberikan atensi dan perhatian, utamanya bagi pembangunan di ibukota Nyiur Melambai itu.”Karena topangan Pak Gubernur bersama Pak Wagub, banyak kemajuan-kemajuan yang bisa dicapai. Buktinya dalam pembenahan infrastruktur, khususnya di sektor pariwisata,” aku mantan Ketua APEKSI, Selasa (9/5).

Sepak terjang Gubernur mendatangkan wisatawan asing di Kota Manado, telah berdampak besar bagi pendapatan daerah. Pun dengan gelontoran-gelontoran program Pemprov yang berimbas strategis bagi kota ini.”Saya bersama Wawali Mor berterima kasih atas dukungan Pemprov Sulut. Selanjutnya kepada Presiden RI, Wapres serta seluruh jajaran Kementerian yang selalu mensupport kami,” ujar Walikota yang sukses menghentar Kota Manado meraih Indonesian Ministers Awards 2017 Government and BUMN untuk kategori Outstanding City for e-Governance of The Year 2017 di Bali, belum lama.

“Kami tetap berharap dukungan Pak Gubernur dan Wagub. Kami komit untuk tetap bersinergi dan mendukung program-program Pemprov Sulut ke depan.”

Untuk warga Manado, GSVL berterima kasih atas dukungannya sehingga beragam keberhasilan bisa diperoleh. “Sebagai balasannya, saya meminta seluruh jajaran pemerintah agar selalu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Jangan pernah bersungut-sungut saat melayani, apalagi membuat susah. Karena tanpa warga Manado, kita bukan siapa-siapa. Ini harus diingat dan dijabarkan,” tutur Walikota terbaik se-Indonesia.

Lumentut mengaku bersama Wawali Bastiaan, berterima kasih atas topangan masyarakat dalam mewujudkan kerukunan umat beragama. Buktinya, beberapa iven nasional yang dilaksanakan di Kota Manado, berlangsung kondusif. Begitu juga dengan kebersamaan tokoh agama dan umat beragama dalam mendukung program pemerintah.”Ini menandakan bahwa Manado masih menjadi simbol kerukunan di Indonesia. Karena, torang samua ciptaan Tuhan,” semburnya.

Terkait beragam penghargaan yang diterima pemerintah, kata GSVL, dipersembahkan untuk masyarakat Manado. Karena apalah artinya jabatan seorang Walikota kalau tidak ada rakyat. “Penghargaan-penghargaan ini merupakan apresiasi terhadap kerja keras kita bersama," terang suami tercinta Rektor Universitas Negeri Manado (UNIMA) Prof DR Julyeta PA Lumentut Runtuwene, MS DEA.

Diketahui, dalam satu tahun kepemimpinan, sejumlah penghargaan telah diterima Pemkot Manado khususnya Walikota Manado. Misalnya, GSVL pernah menerima penghargaan dalam acara Kongres Nasional Hak atas Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan yang dilaksanakan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas-HAM) RI pertengahan Maret silam. Selanjutnya, di The Trans Resort Sunset Road Kuta Bali, Walikota secara langsung menerima penghargaan Indonesian Ministers Awards 2017 Government and BUMN untuk kategori Outstanding City for e-Governance of The Year 2017. Bahkan, Walikota GSVL dinobatkan sebagai Walikota terbaik saat itu, disusul Walikota Bandung Ridwan Kamil, Walikota Solo Hadi Rudiyatmo, Walikota Samarinda Syaharie Jaang dan Walikota Kendari Ir Asrun M. Selanjutnya, penghargaan  Procurement Award 2016 dan penghargaan atas keberhasilan dalam pengelolaan pemerintahan. Selain itu, berbagai inovasi pro rakyat yang sudah diluncurkan GSVL-Mor yakni Cerdas Command Center (C3). Selanjutnya, mewujudkan pelayanan prima, pembangunan sektor kesehatan, pendidikan, pariwisata dan pembangunan infrastruktur yang memadai misalnya bagi korban bencana alam. Baru-baru ini, GSVL-Mor juga menggagas pembentukan kota baru di Manado. “Syukur pa Tuhan karena soliditas GSVL-Mor dapar berdampak bagi kesejahteraan masyarakat. Kami bangga dengan kepemimpinan mereka. Semoga terus langgeng dan semakin banyak program yang berpihak kepada masyarakat kecil yang akan digulirkan,” ungkap Albert Welong, tokoh masyarakat Kecamatan Tikala, Selasa (9/5).(**)

Banner Media Sulut

Komentar