Sejumlah peserta sosialisasi diedukasi terkait keaslian uang baru Rupiah.(foto:emon)

BI Gencar Sosialisasi Uang Baru Rupiah Emisi 2016

Bank Indonesia (BI) terus melakukan sosialisasi atas uang baru rupiah emisi 2016. Sosialisasi terus dilakukan agar semakin banyak masyarakat yang mengenal uang tersebut. Sosialisasi ini penting sehingga masyarakat luas bisa mengenal lebih jauh lagi tentang keaslian uang rupiah emisi 2016.

"Di setiap kesempatan kami akan terus melakukan sosialisasi uang rupiah emisi 2016, baik kepada pemerintah daerah, pejabat daerah, kepolisian, mahasiswa, siswa maupun masyarakat umum," kata Kepala BI Perwakilan Sulut Soekowardojo, Kamis (26/1).

Sementara itu, Kepala Tim Sistem Pembayaran Manajemen Intern (SPMI) BI Perwakilan Sulut Lukman Hakim mengatakan, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011, penerbitan uang dilakukan dengan tujuan memberikan ciri atau keseragaman uang rupiah khususnya dalam bentuk kertas. "Pada uang kertas bagian depan memuat para pahlawan dan bagian belakang memuat suatu objek budaya atau keindahan alam Indonesia," ujarnya.

Selanjutnya, penerbitan uang dilakukan untuk keamanan agar tidak mudah ditiru, sehingga secara berkala BI melakukan kajian kapan suatu pecahan uang perlu dicabut atau ditarik dari peredaran. 

Bank Indonesia secara resmi menerbitkan sebelas pecahan uang rupiah tahun emisi 2016, terdiri atas uang kertas pecahan Rp100 ribu, Rp50 ribu, Rp20 ribu, Rp10 ribu, Rp5.000, Rp 2.000, dan Rp1.000 serta uang logam pecahan Rp1.000, Rp500, Rp200, dan Rp100. Sosialisasi ini dihadiri pemerintah provinsi dan kab kota di Sulut, perbankan, akademisi, tokoh agama, tokoh masyarakat, TNI  Polri, mahasiswa dan kalangan umum.(emon)

 

Banner Media Sulut

Komentar