Direktur BI Manado Soekowardojo

BI Manado dan Pemprov Sulut Perkuat Komitmen Pengendalian Inflasi

Manado, MS

Mencermati inflasi di semester pertama tahun 2018 ini, Bank Indonesia Manado terus berusaha memperkuat pengendalian Inflasi di daerah ini. Melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) BI akan terus memantau secara ketat dan melakukan tindakan yang perlu untuk mengendalikan harga. Direktur BI Manado Soekowardojo mengatakan pada Juni 2018 telah dilakukan sidak pasar bersama dalam rangkan ketersediaan stok bahan pangan menjelang Ramadhan.

“Setelah sidak pada bulan Mei bersama kementerian perdagangan, kita menggelar pasar murah di 15 kabupaten kota selama Juni 2018,” kata Soekowardojo. Pihaknya juga mengaku telah menjaga keterjangkauan harga melalui peresmian Toko Tani Indonesia center di manado sebagai alternative penyedia bahan pangan murah bagi masyarakat.

Sementara itu untuk Inflasi di Sulawesi Utara masih dalam batas perkiraan BI. Pada Juni 2018, Sulut mengalami inflasi sebesar 0,65 persen atau terjadi peningkatan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 132,37 pada Mei 2018 menjadi 133,23 di Juni 2018. Sedangkan inflasi "year on year" yaitu sebesar 3,46 persen. “Memang sepanjang tahun 2018 asumsi kita inflasi akan berada di rentang 3.5 plus minus 1 persen year on year,” katanya.

Sementara itu Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Utara (Sulut) Dr Ateng Hartono mengatakan angkutan udara menjadi penyumbang inflasi pada Juni di Manado, dengan sebesar 0,2587 persen. Selanjutnya tomat sayur sebesar 0,2380 persen, diikuti tarif parkir, daging ayam ras, cakalang dan lainnya.(emon)


Komentar