Blanko Aman, Oktober Perekaman e-KTP Tuntas

MENTERI Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan masih ada 4.368.083 keping blanko e-KTP di daerah. Blanko itu dalam posisi standby dan siap dicetak. Blanko e-KTP sudah tercetak sebanyak 7 juta keping per awal Juli 2017.

"Blanko e-KTP per awal Juli 2017 sudah tercetak semua 7 juta (sebagaimana data kekurangan). Saat ini kantor Dukcapil Pasar Minggu masih ada stok 1 juta keping," ujar Tjahjo dalam keterangan tertulis kepada detikcom, Minggu (16/7).

Tjahjo mengatakan Blanko e-KTP sudah didistribusikan ke seluruh Indonesia sejak April 2017 sebanyak 5.985.000 keping. Sementara itu baru 27 persen atau sebanyak 1.616.917 keping blanko yang terpakai. "Pencetakan di daerah sampai dengan tanggal 16 Juli 2017 sejumlah 1.616.917 keping atau baru 27 persen blanko terpakai. Data kami menunjukkan bahwa masih ada 4.368.083 keping blanko di daerah. Di luar data di atas, ada 22 kabupaten atau kota yang percetakannya masih di bawah 15 keping," katanya.

Ditjen Dukcapil Kemendagri meminta pemerintah provinsi untuk selalu memonitor perkembangan pencetakan e-KTP di kabupaten atau kotanya. Dinas dukcapil kabupaten/kota diminta langsung menghubungi ditjen dukcapil jika mengalami kesulitan atau hambatan dalam pencetakan. Hal ini agar pelayanan kepada masyarakat berjalan lancar. "Target Kemendagri bulan Oktober 2017 sisa lebih kurang 7 juta bagi WNI yang belum merekam data e-KTP sudah terekam semuanya. Partisipasi kehadiran masyarakat dan cepat pelayanan Dukcapil di seluruh Pemda kabupaten atau kota se-Indonesia akan mempercepat selesainya perekaman data e-KTP bagi WNI," imbuhnya.

"Kemendagri percaya kepada KPK akan mempercepat proses hukum terkait korupsi mark-up e-KTP dengan asas praduga tidak bersalah, yang setidaknya menyebabkan pelayanan e-KTP yang seharusnya selesai di tahun 2014," tambahnya.(dtc)

Banner Media Sulut

Komentar