BOLMUT KOMIT PRESSURE ANGKA PENGANGGURAN

DP: Bidik Pemanfaatan Program Padat Karya

 

Boroko, MS

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmut, di tahun 2017 ini, kembali meluncurkan program padat karya infrastruktur dan padat karya produktif pada tahun. Hal ini guna memberikan dan mengembangkan kesempatan kerja bagi para pengangguran dan setengah pengagguran di tingkat pedesaan dan perkotaan, di wilayah tersebut.

Bupati Bolmut Drs Depri Pontoh mengatakan program padat karya ini adalah kegiatan infrastruktur yang mempekerjakan atau menyerap tenaga kerja pengangguran dan setengah pengangguran yang realatif banyak. Pada tahun ini, pihaknya telah melaksanakan lobi-lobi anggaran ke tingkat pusat, salah satunya Dana Tugas Perbantuan Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja (PPKK).  

“Lewat dana ini pemerintah membidik manfaat pelaksaan program padat karya infrastruktur, yang diharapkan dapat mempermudah akses jalan atau transportasi warga, sehingga mendorong produktifitas kerja baik di bidang pertanian maupun bidang-bidang lain seperti perekonomian masyarakat,” katanya kemarin.

Menurutnya kegiatan tersebut bisa dilaksanakan, karena adanya kepastian informasi bakal turunnya dana tugas perbantuan dari tingkat pusat pada bulan depan. 
“Jika tak ada aral melintang Insya Allah bisa cepat turun, sehingga pemerintah bisa segera mengembangkan kesempatan kerja ini sehingga mereka mendapatkan penghasilan bagi keluarganya,” ucapnya.

Ditambahkanya langkah pemberdayaan pengangguran dan setengah pengangguran di Bolmut ini, akan direalisasikan lewat sistem padat karya, terdiri dari padat karya infrastruktur dan padat karya produktif. Dimana program padat karya infrastruktur meliputi jalan, plat decker dan sejenisnya. Sementara padat karya produktif meliputi pasar tradisional, karamba, terapan teknologi tepat guna dan pemeliharaan ternak itik. 

“Nantinya, masyarakat akan dibentuk dalam kelompok-kelompok yang beranggotakan 10 orang atau lebih, guna mendapatkan anggaran per kelompok. Penyaluran dan pendampingan bantuan, lewat tenaga pendamping yang telah ditentukan,” pungkasnya. (Nanang Kasim)

Banner Media Sulut

Komentar