Suasana pelaksanaan sosialisasi transaksi non tunai di jajaran Pemkab Minahasa.

BPKAD Minahasa Sosialisasikan Pelaksanaan Transaksi Non Tunai

Tondano, MS
Pemerintah Kabupaten Minahasa melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) menyosialisasikan pelaksanaan Transaksi Non Tunai kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan bendahara pengeluaran di tiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Selasa (13/2).

Kegiatan yang berlangsung di ruang sidang Kantor Bupati Minahasa ini dibuka pelaksanaannya oleh Kepala BPKAD Minahasa Dra Riany Suwarno melalui Sekretaris Katrine Maith.


"Sosialisasi ini penting, mengingat saat ini masyarakat membutuhkan kualitas pelayanan publik yang lebih baik serta menuntut adanya akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Solusinya tentu mengefektifkan pembinaan pengelolaan keuangan dengan kegiatan seperti ini," papar Maith.


Tujuan diselenggarakannya acara ini, lanjut dia, adalah dalam rangka percepatan implementasi transaksi non tunai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa. “Pelaksanaan transaksi non tunai akan dilakukan secara bertahap dengan membatasi penggunaan uang tunai dalam pelaksanaan transaksi penerimaan dan pengeluaran,” jelas Maith.


Terpantau, sosialisasi ini ikut menghadirkan perwakilan pimpinan Bank SulutGo. Kepala BPKAD Provinsi Sulawesi Utara melalui Kabid Perbendaharaan, Wanda Musung, mengatakan, pelaksanaan transaksi non tunai memang tidak akan lepas dari peranan bank.


"Sekarang sudah banyak inovasi yang dilakukan pihak bank SulutGo sebagai mitra kerja pemerintah, yaitu dengan menghadirkan aplikasi berbasis online yang tentunya akan memudahkan pelayanan serta meminimalisir resiko penyelewengan pembayaran," kata Wanda.


Bagi PPK maupun bendahara, Wanda mengajak agar sebaiknya memanfaatkan layanan-layanan tersebut. "Supaya dimudahkan dalam informasi transaski, maka sebaiknya daftar sms banking. Dengan begitu akan ada pemberitahun secara update dari pihak bank tiap kali melakukan transaski keuangan. Adapula mobile banking yang manfaatnya sama," imbaunya.


Bahkan menurutnya, pihak Bank Sulut dalam waktu dekat akan menghadirkan BSD Billing untuk pengembangan transaski keuangan di sekolah. "Dengan adanya BSD billing maka segala transaksi keuangan sekolah bisa dimonitor langsung. Seperti untuk pembayaran uang komite, sekolah bisa memanfaatkan BSD Billing sehingga sekolah bisa memonitor langsung keuangan tersebut," ujar Wanda. (jackson kewas)


Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.

Manado