Steven Kandouw

Bulan Ini Pemprov Gelar Roling

Wagub Sayangkan Serapan Anggaran Baru 69 Persen

 

Manado, MS

Reshuffle di tubuh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut), menguat. Bulan November ini dipastikan ada sejumlah pejabat yang bakal dirolling. Penegasan itu disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Sulut, Steven Kandouw.

Ia mengatakan, hasil ‘open bidding’ atau seleksi terbuka untuk calon Kepala Dinas Pertanian Daerah, Kepala Dinas PU-PR Daerah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Daerah serta Staf Ahli, akan segera terisi.

"Pokoknya sebelum bulan Desember atau akhir bulan November. Kursi jabatan kosong seperti Kepala Dinas Pertanian Daerah, Kepala Dinas PU-PR Daerah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Daerah serta Staf Ahli yang kosong, segera terisi," kata Kandouw.

Saat disentil awak media tentang orang-orang yang akan mengisi kekosongan jabatan tersebut, Kandouw mau menyebutkannya. "Pokoknya lihat saja nanti. Saya tak bisa menyebutkan siapa-siapa nama pejabat yang akan mengisi posisi jabatan tersebut. Saya tegaskan kembali, sesuai arahan pak Gubernur (Olly Dondokambey, red), sebelum bulan Desember akan ada pelantikan hasil open bidding empat jabatan di lingkup Pemprov Sulut," tegas Kandouw.

Di satu sisi, ia sangat menyayangkan pencapaian penyerapan anggaran Pemprov Sulut selama ini. Tahun 2017, belanja pemerintah pusat dan lain-lain berada di kisaran Rp19 Triliun. Ditambah belanja provinsi dan kabupaten/kota, Rp8 Triliun. Total tahun ini belanja pemerintah provinsi sebanyak Rp27 Triliun. Sementara, penyerapan baru menyentuh 69 persen. "69 persen terhitung tanggal 16 november 2017. Memprihatinkan! Rata-rata cuma 6 persen belanja pemerintah. Malah ada yang sudah tidak bisa dicairkan karena sudah lewat. Ini yang dari APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara, red) belanja pemerintah pusat," ungkap Kandou, belum lama ini.

Karena itu, Kandouw meminta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), selaku penyerap dana yamg berasal dari pusat, lebih maksimal. Diakuinya juga masih ada beberapa SKPD yang belum memasukan laporan. “Disempurnakan baik kontennya. SKPD-SKPD yang belum, semua kasih masuk datanya," tandas Kandouw.

Kandouw  mengapresiasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) yang mencetak rekor baru yakni sebesar Rpt4 Triliun. Ditambah juga rekor lain berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), yakni sebesar Rp 1 Triliun lebih, erta belanja naik 16 persen. "Belanja langsung 4 Triliun rupiah. Belanja tidak langsung 2,2 Triliun rupiah, karena guru-guru SMA dan SMK yang sudah bergabung dengan Pemprov," pungkas Kandouw. (sonny dinar)

 


Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.

Manado