Semuel Montolalu

Daftar Cawabup PDI-P, Montolalu Cs Diundang Ikut FPT

Ratahan, MS

Kontestasi politik jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) Minahasa Tenggara (Mitra) menajam. Teranyar, persaingan sengit tersaji di posisi bakal calon wakil bupati (Cawabup) di lingkaran Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).

Informasi yang dirangkum, 6 dari 7 bakal cawabup dinyatakan lolos pendaftaran dan diundang Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI-P untuk mengikuti Fit and Proper Tes (FPT) pada Selasa (27/11) besok, di Jakarta.

Siapa saja nama yang dipanggil setelah mengajukan pendaftaran diri di Sekretariat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Jumat dan Sabtu pekan lalu, masih tanda tanya. Namun dari informasi, satu-satunya srikandi yang telah mendaftarkan diri, Olga Dotulong, takkan turut serta dalam FPT tersebut.

“Beliau kemungkinan mengundurkan diri atau bisa saja dirinya tak lolos dalam tahapan verifikasi berkas pendaftaran waktu lalu di DPD,” ungkap sumber resmi di partai yang mengusung Presiden Joko Widodo itu.

Sementara, informasi adanya pelaksanaan FPT oleh pihak DPP tersebut dilakukan secara pribadi melalui pesang singkat, short message service (SMS), kepada masing-masing balon cawabup. “Mereka akan diinformasikan secara pribadi melalui contac person yang ada. Jadi mereka akan berangkat ke Jakarta mengikuti FPT jika sudah mendapatkan informasi via SMS,” lanjut sumber.

Sejumlah bakal cawabup ketika dihubungi mengaku jika sudah menerima SMS dari pihak DPD PDIP untuk mengikuti FPT pada besok hari. “Saya sudah menerima pesan dari pihak pusat. Dan rencananya sudah akan berangkat untuk mengikuti FPT,” ujar Welly Munaiseche dan Semuel Montolalu yang dihubungi secara terpisah.

Motolalu yang juga merupakan Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP itu menyatakan, keikutsertaan para balon cawabup dalam FPT tersebut, menjadi bagian dari mekanisme partai untuk menjaring balon cawabup untuk selanjutnya ditetapkan sebagai cawabup dalam menghadapi Pilkada Mitra 2018. “Ini menjadi bagian dari tahapan penetapan cawabup dalam Pilkada untuk PDIP. Usai mendaftar serta proses pendaftaran hingga verifikasi, kita selanjutnya mengikuti FPT berdasarkan hasil pendaftaran tersebut,” ujar Montolalu.

Ditanya terkait salah satu balon cawabup yang takkan turut serta dalam FPT tersebut, Montolalu tak dapat berkomentar banyak. “Kalau itu kita lihat saja nanti disana (Jakarta). Kalau semuanya ada, berarti kita semua di FPT. Dan sebaliknya, kalau ada balon cawabup yang tak hadir, berarti takkan lagi mengikuti proses selanjutnya,” jelas Montolalu.

Diketahui, sejumlah tokoh politik, birokrat dan tokoh masyarakat, turut mendaftarkan diri sebagai balon cawabup waktu lalu yakni Welly Munaiseche, RK, Tafiv Watuseke, Sem Montolalu, Vocke Ompi, Jemmy Mokolensang dan Olga Dotulong. (recky korompis)


Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.