Noldy Lamalo

Deprov Dorong Pasar Murah Jelang Lebaran

Manado, MS

Bulan puasa bagi umat Muslim sebentar lagi bergulir. Langkah untuk antisipasi melonjaknya harga pasar mulai  digemakan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut). Teranyar, nantinya para penghuni  Gedung Cengkih bakal mengusulkan pengadaan pasar murah.

Pasar murah ini sasarannya kepada masyarakat ekonomi lemah yang akan merayakan Ramadhan dan Idul Fitri. Hal itu karena persoalan klasik harga di pasaran bisa naik sehingga menyusahkan rakyat kecil.

“Saya akan usahakan untuk mengusulkan pasar murah. Biasanya menjelang Natal ada pasar murah untuk umat Kristiani, ini juga jelang Lebaran perlu diadakan pasar murah untuk membantu masyarakat ekonomi lemah,” ucap Wakil Ketua Komisi II DPRD Sulut, Noldy Lamalo, Selasa (15/5), di ruang kerjanya. Dirinya berjanji akan menyampaikan hal ini ke dinas terkait. Supaya masyarakat bisa terbantu dalam rangka Ibadah Puasa dan Hari Raya Idul Fitri. “Tentu harapan secepatnya dilaksanakan (pasar murah, red). Sebelum lebaran baiknya sudah diterapkan. Bahkan kalau bisa sebelum ramadhan. Targetnya masyarakat lemah. Karena hukum pasar pasti berlaku. Bila kebutuhan banyak maka harga akan naik sehingga perlu ada pasar murah. Cuma yang harus diwaspadai jangan sampai ada permainan dari para penimbun,” jelas politisi Partai Hanura itu.

Maka dari itu ia menegaskan, pihaknya akan turun untuk melakukan inspeksi mendadak di pasar-pasar tradisional. Seperti yang biasanya dilakukan menjelang Hari Raya. “Tentunya komisi 2 akan turun ke pasar tradisional untuk memonitor harga. Kita akan ajak Dinas Perindag (Perindustrian dan Perdagangan) Sulut untuk turun operasi pasar. Peran pemerintah tentunya memonitor,” kunci anggota dewan provinsi (Deprov) daerah pemilihan Minut-Bitung tersebut. (arfin tompodung)


Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.