Hans didampingi Kuasa Hukumnya saat memberikan klarifikasi.

Diduga Lakukan Penipuan, Bos Double O Karaoke Dipolisikan

Manado, MS

Kasus penipuan menimpa HT alias Hans (41). Pelaku penipuan diduga dilakoni RI alias Robby (34). Bos Double O Karaoke ini yang populer dipanggil Ko Lim, disinyalir tidak menyelesaikan pembayaran Ruko di kawasan Megamas Provit Blok F2 Nomor 41,sejak tanggal 13 bulan april 2018 lalu. Alhasil RI dilapor ke Kepolisian Daerah Republik Indonesia (Polda) Sulawesi Utara (Sulut).

Didampingi kuasa hukum Vebry Tri Haryadi SH dan Jemmy Yohan Londah SH, Hans menjelaskan awalnya pada tanggal 9 April 2018, dimana terlapor (Robby) menghubungi pelapor (Hans) hendak membeli ruko.

Kemudian pada tanggal 18 April 2018 terlapor dan pelapor sepakat untuk melakukan transaksi dan Terlapor memberikan uang muka sebanyak Rp. 100 Juta dengan jangka waktu pelunasan selama 14 hari dari pembayaran uang muka, kemudian pelapor atas dasar kepercayaan memberikan kunci ruko kepada terlapor untuk menggunakan ruko tersebut. Namun hingga waktu yang ditentukan, terlapor belum melunasi ruko tersebut.

Kemudian tanggal 18 Mei 2018 pelapor mengambil keputusan untuk membatalkan penjualan ruko tersebut dan berniat mengembalikan uang muka yang diberikan terlapor, tetapi terlapor tidak mau menerima uang muka yang diberikan pelapor dan sudah menggembok ruko tersebut. Sehingga pelapor datang ke Polda Sulut untuk melaporkan kasus tersebut.

Hans juga menyayangkan sebelumnya Robby telah memberikan keterangan yang tidak benar lewat media massa. "Isinya (berita) sungguh sangat bertolak belakang dengan yang saya alami. Pada media itu saya dikatakan telah melakukan penipuan. Sangat saya sesalkan semua berita ini, Tidak Pernah dikonfirmasi kepada saya. Saya merasa heran ada penipu yang melaporkan korban sebagai pelaku penipuan. Kenyataannya, saya yang telah ditipu,"tandasnya kepada awak media, Jumat (22/6) kemarin.

Diketahui, Hans sudah melaporkan persoalan ini ke Polda Sulut. Ia pun menunjukan bukti pelaporannya yang tertulis dalam Surat Tanda Terima Laporan Polisi/Pengaduan, bernomor: STTLP/476.a/V/2018/SPKT, tertanggal Jumat 25 mei 2018.(sonny dinar)


Komentar