Vreeke Runtu dan Eddyson Masengi

Digoyang Dua Masalah, Beringin Sulut ‘Pasang Badan’

Sambut Sederet Pemilihan Umum

 

Manado, MS

 

Energi Partai Golongan Karya (Golkar) Sulawesi Utara (Sulut) menyambut Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 kans berkurang. Selain menggumuli Ketua Umum (Ketum) Setya Novanto sebagai tersangka e-KTP, ditetapkannya 5 tahun penjara Marlina Moha Siahaan, ditakutkan bisa mengguncang kekuatan partai bercorak kuning ini.   

 

Meski demikian, petinggi partai Golkar Sulut tetap ‘pasang badan’. Sederet persoalan yang melanda internal, dipastikan tidak akan menggoyahkan tekad memenangkan Pilkada 2018. “Kita sudah ada penegasan dari rapat pleno di DPP (Dewan Pimpinan Pusat) untuk tetap mendukung kepemimpinan Ketua Umum Setya Novanto (Setnov) dengan pertimbangan bahwa mesin partai tetap solid,” kata Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar, Eddyson Masengi, Kamis (20/7), di ruang kerjanya.

 

Ia menjelaskan, konsolidasi di daerah  pilkada tetap berjalan sebagaimana mestinya. Kuncinya ada pada figur yang nanti akan diusung partai. “Sekalipun Setnov sedang ada masalah tapi  tugas kami sediakan figur yang punya elektabilitas. Jadi kita harus survei ini. Baik pilkada 2018, pilcaleg (pemilihan legislative) dan pilpres (pemilihan presiden) kita masih optimis,” tegas Ketua Fraksi Parati Golkar di DPRD Sulut itu. 

 

Elit Golkar lain ikut bersuara. Raski Mokodompit menegaskan, Golkar Sulut tetap solid untuk menghadapi Pilkada 2018. “Kita masih optimis meraih poin penuh di Pilkada 2018. Kader-kader Golkar pastinya akan menyatu untuk menyambut pemilihan nanti,” kata Wakil Ketua di DPD I Golkar Sulut itu, kemarin, di ruang kerjanya.

 

Langkah tegap pun masih ditunjukkan Ketua DPD I Partai Golkar Sulut, Stefanus Vreeke Runtu. Proses hukum yang dijalani Setnov tidaklah mengganggu roda politik di partainya.  “Partai Golkar khususnya Sulut tetap, fokus untuk memenangkan Pilkada serentak 2018 nanti. Termasuk Pemilihan Umum Calon Anggota Legislatif (Pilcaleg) 2019 nanti,” ucap Vreeke.

 

Terkait masalah Setnov ia mengatakan, pihaknya menghormati serta menghargai segala bentuk proses hukum yang sedang berlangsung bagi Ketum. Ia juga menegaskan, Partai Golkar Sulut tetap mendukung Setnov memimpin hingga akhir masa periode.

 

“Sulut juga tetap mendukung pak Setya Novanto sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar dan tidak ada Munaslub (Musyawarah Nasional Luar Biasa, red) sebagaimana hasil Munas yang digelar di Bali pada tahun 2016,” tegas SVR, baru-baru ini.

 

 

 “Proses hukum kami hormati dan partai kami tetap solid menghadapi agenda-agenda politik,” sambung Wakil Ketua DPRD Sulut itu.

 

Ia mengajak seluruh kader Partai Golkar untuk terus solid dan bersatu. “Komitmen politik Partai Golkar sudah jelas yakni untuk kerja dan mengabdi pada rakyat. Tetap solid dalam menjaga keutuhan bangsa dan tentunya tetap fokus bekerja untuk rakyat,” kunci mantan Bupati Minahasa dua periode tersebut. (arfin tompodung)


Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.

Manado