Dikhianati, Bupati Landjar Kecewa

Tutuyan, MS

Realisasi Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) di tahun 2017 ini banyak yang 'dimainkan' oleh oknum tertentu. Kondisi itu bermuara pada mentahnya penerapan program yang telah disusun untuk jangka waktu 4 tahun.  

Buktinya, tidak hanya pekerjaan proyek pembangunan untuk sarana dan prasarana umum tetapi teranyar adalah pengadaan Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) yang disewakan. Ada bantuan alat tangkap ikan yang diperjualbelikan oleh oknum penerima. Jelas saja, kondisi ini membuat orang nomor 1 di Boltim, Sehan Landjar merasa kecewa bahkan dikhianati. 

"Saya mendapatkan laporan, bahwa ada oknum penerima bantuan berupa alat tangkap yang sudah diperjualbelikan. Selain itu juga ada informasi tentang RTLH yang disewakan. Ini sama sekali tidak baik untuk kita, sebab dasarnya adalah pemerintah ingin mewujudkan masyarakat yang mandiri dan tidak terkebelakang dari segi ekonomi dan kesejahteraan," aku Bupati Sehan Landjar kepada Media Sulut, Rabu (5/4) kemarin. 

Dikatakannya, tujuan lainnya adalah juga untuk terus menopang kebutuhan masyarakat demi peningkatan ekonomi kerakyatan. Jika benar informasi tersebut, selaku Bupati ia menyesali tindakan seperti itu.  Karena tujuan pemberikan bantuan atau hak rakyat tersebut guna membantu mereka berdasarkan profesi masing-masing terkait peningkatan ekonomi mereka, bukan untuk diperjualbelikan.

"Jangan perjualbelikan bantuan pemerintah, sebab ini tidak akan ada setiap tahunnya. Ini juga bagian dari jawaban atas janji politik Bupati dan Wakil Bupati untuk kemajuan daerah Boltim ke depan," kata Landjar sembari menegaskan kalau hal tersebut tidak akan didiamkan begitu saja.

"Guna mengantisipasi hal itu, maka kami telah meminta kepada seluruh pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait penyaluran bantuan atau hak rakyat, agar sebelum penyaluran dapat melakukan pendataan keberadaan dari masyarakat yang telah mengajukan permohonan permintaan bantuan," ujarnya seraya mengatakan bahwa hal ini mengantisipasi jangan sampai proses penyaluran bantuan atau hak rakyat tidak tepat sasaran.

Lanjut Bupati bahwa untuk seluruh informasi yang didapatinya, akan ditelusuri lebih lanjut lagi.  "Terkait dengan adanya informasi itu, selaku Bupati juga kami akan meminta kepada instansi teknis terkait untuk dapat melakukan kroscek langsung menyangkut kebenarannya," jelas Eang, sapaan akrabnya. (pusran beeg)

 


Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.

Manado