Frangky Lelengboto

Dinas PU Dinilai Dianakemaskan


Amurang, MS

 SKPD Lain Mengeluh

Pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) meninggalkan banyak cerita. Salah satunya adalah alokasi penganggaran. Banyak Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang mengeluh.

Menurut mereka penyaluran anggaran dalam APBD-P tidak adil. Pasalnya, di saat mereka mendapatkan potongan anggaran, Dinas pekerjaan Umum (PU) justru mendapatkan tambahan. Besarannya pun tak tanggung-tanggung. Angkanya mencapai Rp20 miliar. “Kan tidak adil jika  SKPD kami sudah dipotong 17 persen penghematan, dan saat perubahan tidak ada penambahan apa-apa. Tapi justru Dinas PU mendapatkan tambahan anggaran 20 miliar rupiah,” kata salah satu kepada SKPD yang meminta namanya tidak dikorankan.

Seharusnya kata beberapa pejabat, Dinas PU jangan terlalu dimanjakan. Sebab, program yang ada di SKPD lain juga tak kalah pentingnya. “Memangnya hanya di Dinas PU yang lebih penting? Semua SKPD kan sama. Dinas PU jangan terlalu manja,” ketus pejabat yang lain.

Sementara, SKPD lain was-was. Sebelum pembahasan dimulai mereka sudah mulai khawatir. Yang mereka khawatirkan jangan sampai dokumen APBD-P yang telah mereka usulkan akan ada pemotongan untuk yang kedua kalinya. “Kalau terjadi pemotongan untuk yang kedua kalinya, piutang pembayaran tunjangan pegawai pasti akan hilang. Itu berarti piutang tunjangan kami hangus di tahun ini,” keluh pejabat lain.

Wakil Ketua Dewan Kabupaten (Dekab) Minsel, Frangky Lelengboto ketika diminta tanggapannya mengatakan, pembahasan APBD-P tahun ini diupayakan berjalan adil. “Kasihan kan jika ada hak-hak yang tak terbayarkan. Apalagi sudah ada pemangkasan anggaran sebesar 17 persen. Jadi, dewan akan berupaya agar pembahasan APBD Perubahan tahun ini akan adil bagi semua SKPD,” katanya.(rul mantik)

Komentar

Update berita mediasulut.co

Masukkan email anda untuk berlangganan berita terbaru dari kami.

Manado