Rosari Juwita Kasenda SH


Diskusi Modal Untuk Menambah Wawasan

Rosari Juwita Kasenda SH

 

BAGI setiap orang yang ingin berkomunikasi, cara melalui berkumpul kemudian berbicara bersama-sama adalah satu cara mendapatkan wawasan untuk Sari sapaan akrab Rosari Juwita Kasenda SH.

Seringnya dia lakukan sebagai bentuk usaha menambah teman sehingga jalan ilmu dapat turut seimbang bertambah. Wanita yang mengaku masih sendiri kelahiran Remboken Kabupaten Minahasa, 27 Oktober 1988 malah kadang dalam tugas sehari-hari harus pintat berkomunikasi saat mendapat tugas dari tempat bekerjanya di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minsel pada posisi Kasub Hukum.

Sedikit disampaikan puteri kedua pasangan Jan Ferdinand Kasenda dan Paxia Philomenia Mamahit ketika berkumpul dengan keluarga jadi langkah yang kerap dilakukan seperti mengikuti suasana kerja sehari-harinya.

Sampai adik tercinta dari Liana Theresa Kasenda SE MSi yang bertugas di KPU Kabupaten Minahasa dan kakak dari Lorenzo Maximilian Kasenda Mkom sering berbagi momen indah berdiskusi atau bertamasya keluarga.  “Pokoknya beragam cerita dikeluarkan berdasarkan kesibukan kami masing-masing. Itu kalau kami terkumpul di kampung kelahiran,” ucapnya.

Mengenai kariernya sendiri, alumni Fakultas Hukum Unsrat yang masuk tahun 2005 ini, sudah mengawali kerja diawali dari KPU Kabupaten Bosel 2014 sampai 2017 dan baru berkiprah di KPU Minsel sekitar 6 bulan lalu.

Begitu pula ketika bersantai bersama rekan sejawat atau segereja, kesempatan tersebut kerap diambil kesempatan.

Meski dirinya yang kerap bolak-balik Manado dan Amurang karena tinggal di salah satu perumahan di Kecamatan Malalayang, dengan banyak berkonsultasi di tempat-tempat bersantai sekedar kongkow atau melepas kepenatan usai bekerja jadi cara terbaik ada.

Itu dianggapnya alternatif sebagai proses membentuk kepribadian meski sebatas perbincangan ringan. Banyaknya lokasi untuk berbincang-bincang kini jadi pilihan yang tak terlalu sulit tapi menentukan waktu harus benar-benar dipikirkan, seiring pekerjaannya sekarang. (devy kumaat)

Komentar